Pulau itu tepat di depan mata. Tampak jauh namun juga tampak dekat.
Biduk yang sedang ia naiki terus menuju pulau itu. Mengayuh dari waktu ke waktu, terkadang diguyur hujan, dibakar teriknya matahari, ditampar angin, bahkan digoncang badai. Menakutkan! Ketakutan itu membuat ia tak berfokus lagi pada pulau di depannya. Yg ia tau hanya bagaimana cara bertahan dan selamat dari ancaman ini. Namun tidak selamanya seperti itu.
Adakalanya sinar matahari menghangatkan hingga ke hati, angin yang bertiup menyejukkan batin, dan gelombang laut itu menenangkan fikiran. Keterpanaan itu membuat ia lupa pada pulau tujuannya. Ia tidak terburu-buru lagi ingin segera kesana karena suasana sekarang sudah cukup membuatnya bahagia.
Meski ketakutan mengancam dan keindahan itu menggoda, pulau itu tetap pasti, pasti ia labuhi. Jangan terlalu terlena dengan proses perjalanan. Fokuslah pada pulau tujuan, pulaumu sendiri!