Rabu 26 september 2018 adalah hari ke 13 saya berada di desa Mesjid, Kecamatan Syamtalira Aron. Pada hari itu saya dan kawan-kawan mempunyai kegiatan membuat papan nama lorong untuk desa tersebut.
Setelah kami menanyakan desa ini terdiri dari berapa lorong kepada bapak Aziz, beliau mengatakan bahwa desa ini terdiri dari 11 lorong. Di desa Mesjid Bapak Aziz menjabat sebagai sekretaris desa.
Pulang dari rumah bapak aziz, kami langsung bergegas membuat papan nama lorong. Tidak hanya laki-laki, yang perempuan pun tidak mau kalah. Mereka ikut juga menggergaji kayu dan mengecat papan nama lorong tersebut.
Katanya mereka penasaran sulit tidak menggergaji kayu. Yasudah kami biarkan saja, lagian kami juga yang enak, bisa duduk manis. Hahaha
Namun sayangnya saya tidak sempat mengabadikan mereka saat sedang menggergaji, karena handphone lagi saya isi ulang baterai.
Adzan zuhur pun berkumandang, kami pun berhenti dari segala kegiatan. Kami pulang ke posko masing-masing untuk beribadah shalat dzuhur. Kami memutuskan jam 2 untuk melanjutkannya lagi. Siap makan siang ketua kelompok kami yang bernama muhksin, mengajak kami untuk melanjutkannya lagi, agar papan nama lorong siap dalam satu hari.
Lebih kurang pukul 15:30, papan lorong pun siap. Alhamdulillah program kelompoknya siap. Terimakasih kawan-kawan atas kerja samanya, semoga kita tetap kompak dan menjadi saudara. Salam sukses untuk kita semua. Amin Ya Rabbal'alamin