Apakah Anda pernah ke kota Depok? Atau barangkali Anda bermukim di kota Depok? Jika jawabannya ya, bukan tidak mungkin Anda pernah melintas di Jalan Raya Margonda. Barangkali banyak yang belum tahu apa atau siapa itu Margonda? Margonda adalah seorang pahlawan, jadi Jalan Raya Margonda diambil dari nama seorang pahlawan. Guna menghormati dan menghargai jasa dan perjuangannya, pemerintah kota Depok mengabadikan Margonda sebagai nama jalan.
Foto: Kompas.com
Itulah sekilas tentang nama Jalan Raya Margonda. Saya tidak akan mengulas tentang siapa Margonda, mungkin lain kali saya akan menuliskannya. Seperti halnya seperti puisi saya di bawah ini. Di dalam puisi ini, saya hanya memotret Margonda sebagai sebuah nama jalan raya. Ya, jalan raya yang menghubungkan kota Depok dengan Jakarta. Sebagai penyangga ibu kota, kota Depok semakin berkembang dengan pesat. Urbanisasi tak bisa ditolak.
JALAN MARGONDA
I
Di segugus pagi, keramaian telah tumbuh
Di tubuhmu yang masih beraroma embun
Angin berkesiur dari celah gedung
Kulihat batang-batang akasia mengkelung
Lampu lalu lintas menyala hijau
Orang-orang bergegas menuju rantau
Sekelompok burung-burung awan
Mematuki mimpi gelandangan yang rawan
Sebujur tubuhmu menjulur ke Jakarta
Menghela bunyi klakson dan kegaduhan jam kerja
II
Di sepetak siang, tubuhmu makin gaduh
Pedagang kaki lima menyeka peluh
Ada anak-anak menembang
Di trotoarmu yang gersang
Sebaris senyum di bibir tanpa lipstik
Segera menjelma bunga-bunga plastik
Tak kudengar lagi lagu-lagu dolanan
Dari kearifan lokal tak sekadar permainan
Tubuhmu adalah hikayat-hikayat tua
Di antara deru derum knalpot angkutan kota
III
Di sejengkal malam, ruang yang kelam
Usia senantiasa ditikam-tikam jarum jam
Seruas jalan, sebatang kenangan
Timbul-tenggelam dalam ingatan
Aku termangu serupa bunga yang layu
Teronggok, tak diperhatikan, di sudut tubuhmu
Wajahmu gemerlapan, seribu kunang-kunang tersingkir
Disorot lampu-lampu kafe, hotel dan pasar-pasar grosir
Di depan gerai spa dan salon kecantikan
Seseorang berburu Pokemon di bawah rembulan
Depok, 2016
Pokemon: permainan digital yang diciptakan John Hanke.
Terimakasih untuk sudah membaca.........