Ada yang tahu mobil ini melekat dengan sebutan apa? Steemian yang sekarang sudah berkepala tiga, barangkali bisa menjawab dengan sempurna pertanyaan tersebut. Saya rasa bukan hanya detail jawaban saja, melainkan disertai kisah-kisah yang tumbuh bersamanya mampu disuguhkan.
Dibuat oleh perusahaan asal Jepang, mobil ini pernah menghiasi jalanan kota Banda Aceh pada dekade 80-an. Dia telah ikut membantu melahirkan puluhan ribu orang Aceh bisa menyandang gelar sarjana.
Mobil ini kehadirannya sangat dicintai sebab bukan saja karena sangat membantu masyarakat Aceh pada masa itu, melainkan jasanya jauh lebih besar; menautkan banyak cinta anak manusia yang menumpang duduk di dalamnya.
Kini dia sudah mati. Jasadnya kian melepuh dimakan terik matahari, rintik hujan, dan pelukan debu jalanan. Namun kenangan bagi orang-orang yang pernah bersamanya, saya yakin akan abadi!