Ikan suro vs buaya
Kota Surabaya mengandung filosofi perjuangan yang disimbolkan dengan air dan tanah. Selain itu, kota Surabaya mengandung mitos tentang cerita pertarungan antara ikan suro (sura) dan boyo (buaya). Diperkirakan kata tersebut muncul setelah adanya pertarungan tersebut. Berdasarkan mitos tersebut, terbentuklah simbol kota Surabaya berbentuk tugu yang dikelilingi oleh ikan suro dan buaya sedang bertarung.
Walikota madya Kepala Daerah Tingkat II Surabaya, Mr. Soeparno membuat Surat Keputusan No. 64/WK/75 tentang Hari Jadi Kota Surabaya. Surat keputusan tersebut memutuskan bahwa tanggal 31 Mei 1293 adalah Hari Jadi Kota Surabaya. Tanggal tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan beberapa sejarawan yang dibentuk oleh pemerintah Surabaya, bahwa kota Surabaya berasal dari kata suro ing baya, artinya keberanian menghadapi bahaya yang berasal dari kalahnya pasukan Mongol oleh pasukan Jawa yang dipimpin oleh Raden Wijaya pada tanggal 31 Mei 1293