Setiap daerah pasti mempunyai adat budaya yang berbeda-beda,tentunya hal ini merupakan warisan leluhur kita sejak dahulu.Setiap budaya yang diwarisi tentu ada yang bertentangan dengan syari'at,karena budaya tak ubahnya terlahir dari kebiasaan,ritul,dan agama terdahulu sebelum islam.
Mengingat kehadiran Rasul kedunia ini untuk membongkar kebiasaan lama yang bertentangan dengan syariat yang dilakukan oleh orang Arab jahiliyah seperti berqurban dan melumuri darahnya di dinding ka'bah,mempercayai ramalan,hari baik hari sial dan lain-lain dari bentuk kekufuran.
Maka datangnya islam kenusantara juga dengan misi membongkar kebiasaan lama yang pernah dilakukan oleh nenek moyang kita.
Perlu kita ketahui ! sebelum Islam masuk kenusantara terlebih dahulu memiliki kepercayaan kepada agama Hindu,agama Hindu memiliki banyak ritual yang sudah membudaya,diantaranya adalah ritual tepung tawar yang kini telah diislamisasikan,di Aceh ritual tepung tawar masih erat melekat dikalangan masyarakat yang mereka menamakannya "peusijuek".
Selain ritual tepung tawar,tradisi Hindu juga memberikan sesajen dengan kepercayaan agar tentram dari malapetaka,di Aceh hal ini juga masih tersisa seperti khenduri sawah atau yang biasa mereka katakan "khanduri blang" dulu ritual ini mengandung kekufuran seperti menyiram darah kedalam sawah,meletakkan di tengah sawah berbagai jenis makanan dan alat tertentu,namun sekarang sudah di islamisasikan.
Meskipun telah di islamisasikan,tak ubahnya ritual ini berasal dari Hindu,karenanyapun tentang mengislamisasikan ritual ini para ulama berbeda pandangan,ada yang membid'ahkannya ada juga yang membolehkannya.
Saya pribadi,lebih selamat dihadapan Allah bila kita tidak melakukannya.
Wassalam ,, ,,,
Posted from my blog with SteemPress : https://rhampagoe.000webhostapp.com/2019/06/tepung-tawar-awas-ritual-hindu