Hello Fellow Steemian friends
Good afternoon !
How are you doing ?
with 
dokumentasi semua pendaki yang mendaki pada hari itu.
Burni Telong, adalah nama gunung yang terletak di kawasan Aceh Tengah, Kecamatan Bener Meriah, Burni Telong adalah Gunung berapi yang tergolong aktif sampai saat ini, menurut keterangan dari penduduk seputaran gunung ini ,bahwa dahulunya Gunung ini pernah mengeluarkan laharnya pada tahun 1924.
Burni Telong adalah salah satu Gunung Pendakian yang menurut kebanyakan orang adalah gunung terbaik di wilayah Aceh, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.647 meter diatas permukaan laut.
Keindahan Gunung Burni Telong
Burni Telong disebut dengan nama negeri diatas awan, gunung ini juga termasuk ke dalam 10 besar gunung tertinggi yang berada di Provinsi Aceh, gunung ini juga disebut dengan julukan gunung yang terbakar, bagaimana tidak, sampai saat ini Gunung Burni Telong terbilang sebagai salah satu Gunung Berapi yang masih aktif di Indonesia.
Gunung ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Aceh, karena para pendatang dari luar daerah pun menjadikan Gunung Burni Telong sebagai objek dari tujuan mereka para pecinta alam untuk mendaki, Gunung Burni Telong juga sudah sangat banyak di bicarakan di berbagai media sosial, karenanya ia menjadi terkenal, dan menjadikannya sebagai tempat faforit untuk mendaki.
Rute yang kami pilih adalah Rute Bandar Lampahan, namun bukan hanya ini rute untuk anda dapat mendaki Gunung Burni Telong ini, terdapat juga beberapa rute untuk menuju kesana, namun kami memilih Rute Bandar Lampahan, karena menurut keterangan dari penduduk lokal yang bekerja sebagai pemandu kami untuk mendaki Gunung Burni Telong ini, Rute Bandar Lampahan adalah rute terdekat untuk menuju puncak Gunung Burni Telong.
with

menikmati kopi di puncak
lestari alam ku, damai indonesia ku
Perjalanan Ku
Kurang lebih butuh waktu 5 jam untuk menuju puncak gunung ini, 3 jam untuk menuju selter 3, dan 2 jam kemudian dari selter 3 menuju puncak keindahan, terdapat keindahan alam yang menenangkan jiwa, saat kami hampir tiba pada tempat tujuan, sekitar kurang lebih 700 meter perjalanan menuju ke puncak Gunung tersebut, kami menemukan bunga yang sangat indah dan terbilang langka, nama bunga ini adalahh “Edelwis” yang menurut sepengetahuan saya bunga ini adalah bunga yang di lindungi, karena bunga ini terbilang langka, dan benar, menurut keterangan seorang penduduk lokal yang memandu kami bahwa bunga ini dilarang untuk dipetik, apalagi sampai dibawa pulang. Jika terdapat pendaki yang membawa pulang maka akan di kenakan denda berupa bayaran yang telah ditentukan.
Saya berkata dalam hati, ini benar-benar Bunga yang indah, tapi sayang tidak bisa dijadikan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Sebuah kalimat yang harus ditanamkan disini ialah,
Jangan bawakan bunga edelwis kepada orang yang kamu sayang, tapi bawalah dia ketempat edelwis itu berada.