Dear Steemians,,
Perjalan yang benar-benar sangat melelahkan, tetapi tetap heppy kawan 😀💪. Mulai dari jumat kemarin sampai hari senin baru sempat istirhat dan bisa fokus dengan karya tulis lagi ni kawan 😊🙏.
Perjalanan saya mulai dari Sip. Balek menuju ke Sigli, dan jalan yang saya ambil melalui jalan KKA yang tembus ke Krung Gukuh, ke jalan lintas Medan-Banda Aceh. Jln KKA tersebut memang belum lama siap di Aspal, dan sekarang tempat-tempat wisata sudah mulai di bangun satu persatu di pinggir jalan tersebut, seperti Gunong Salak (Gunung Salak) yang dihiasi dengan payung-payung. Sangat cocok saat kita beristirahat sejenak kawan, sambil menikmati pemandangan alam di sana dengan hawa yang sangat sejuk.
Namun dilintasan KKA, masih ada juga beberapa lokasi jalannya rusak akibat longsor, jika pengendara mobil terpaksa antrian dalam melewati daerah rawan longsor tersebut. Ini karena pinggiran jalan yang sudah ambruk, sehingga hanya bisa dilewati oleh satu mobil saja, oleh sebab itu kita harus hati-hati saat tiba di kawasan longsor, guna untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Dan saat sudah sampai melintasi jalan KKA ke jalur Utama yaitu jalan Medan-Banda Aceh terasa lega rasanya, sambil melewati terowongan yang di atasnya dibangun rel kereta api.
Setelah sampai di #Matangglumpangdua, wawww, saya sudah berada di lokasi dimana saya Kuliah duluz yaitu Universitas Almuslim. Lama sudah saya tidak menginjak kaki saya di daerah ini. Memang tidak begitu banyak perubahan yang saya perhatikan, baik itu gedung dan kedai tempat jualan, mungkin ada beberapa yang baru dibangun. Namun lewat itu semua, saya mampir dan istirahat sejenak di Pertamina Paya Meneng, dan ternyata di sana sudah dibangun Coffee loo, dulunya belum ada Coffe di situ. Yaa maklum laa, kita sudah lama tidak main ke sini semenjak saya mulai terjun dunia dagang di kawasan Sip. Balek (Bener Meriah).
Tetapi saya tidak lupa mengambil momen tersebut, kalian bisa perhatikan beberapa foto dokumentasi saya di atas. Ya bagi yang sudah liat, tidak masalah. Heheheh maklum ya kawasan Steemian #BSC, mungkin kalian sudah sering di sana, kita mau bagai-bagi informasi, kadang ada steemians kita KSI Chapter Gayo yang belum melihatnya.
Dan begitu saya sampai di Samalanga, hanya singgah beberapa saat, untuk menjemput ibunda tercinta serta adik-adik saya. Kemdian kita langsung berangkat lagi menuju ke Bambi (Sigli). Memang niat awal mau berkunjung atau silaturrahmi ke tempat saudara kami di Bambi, dimana di sana tempat kakek kami tinggal.
Dalam perjalanan kita sambil menikmati pemandangan juga saling ceria bersama, mungkin ini karena lama sudah tidak berjumpa ya he he he 😂😂😂. Sampai ibunda tercinta ungkapin kapan saya menikah,
Whattttt MENIKAHHHHHH 😱😱😱😱😱
Sampai terkejut waktu itu, bahkan adik-adik saya juga ikut menertawakan saya 😰. Ya yang namanya seorang laki-laki itu jika umurnya sudah mulai memasuki umur 25 Tahun ke atas, wajar-wajar saja orang tua kita menyinggung masalah itu. Padahal baru kemarin saya mengikuti lomba kontes #Jomblo 😰.
Tidak hanya itu, dalam perjalanan kami juga menikmati pemandangan lain, seperti perbaikan jalan, sawah yang mulai memanen dan lain-lain.
Dan begitu tiba di sana, sempat saya bingung arah jalan masuknya kemana, ya mau gimana lagi, mungkin karena saya sendiri yang jarang pergi ke sana. Karena ibunda saya sudah sering, jadinya tidak kesasar kami he he he 😂😂🙏.
Alhamdulillah setiba di tujuan kami saling bersenda gurau sesama saudara di sana, mereka sangat ramah kepada saya meski lama sudah tidak pernah tatap muka. Dan kami juga disana sekalian ziarah ke kuburan kakek kami. Alhamdulillah perjalannya sangat nyaman dan aman Allah beri kepada kami.
Mugkin hanya itu cerita perjalana saya, jika ada kesalahan dalam penulisan mohon diberi arahan ya sahabat, untuk memperbaikinya, juga untuk menimba ilmu dari kalian semua 😊🙏
Terimakasih telah mengikuti perjalanan kami 🙏😊
Bustanur Rahmah
Steemit | @Bustanun
Selasa 10 April 2018