Masih di Kyoto, Kota seribu kuil. Saya berjalan menuju kuil Fushimi Inari Taisha, sebuah kuil yang sangat populer di Jepang. Pada tahun 1499 area kuil ini terbakar akibat perang. Tak lama setelah terbakar, kuil kembali dibangun dan sekitar tahun 1700 para pengikut kuil membuat Torii dan menjadikannya sebagai tradisinya. Puluhan ribu Torii berwarna oranye merah menjadi ciri khas kuil ini.
Torii adalah gerbang kuil yang dibuat sebagai pembatas antara tempat tinggal manusia dengan tempat tinggal Kami/Dewa penganut Shinto. Torii dibangun di jalur menuju ke puncak Gunung Inari, ada sekitar 10.000 Torii yang dibangun dari sumbangan para pengikut Inari.
Torii ini berbentuk dua palang kayu sejajar yang disangga dengan dua palang kayu vertikal. Di setiap Torii, terdapat tulisan-tulisan yang menandakan setiap penyumbangnya dalam bahasa Jepang, kebanyakan adalah dari perusahaan, dan para pedagang yang berdoa agar usaha mereka sukses.
Sejarah Singkat
Pada tahun 711, Kaisar Jepang memberikan perintah kepada Klan Hata untuk membangun sebuah kuil di Gunung Inari untuk tiga Kami, Klan Hata pun mulai membangun kuil tersebut yang diberi nama Kuil Fushimi. Namun, berita tentang Klan Hata yang dicatat dalam catatan Yamashiro no Kuni Fudoki yang merupakan catatan sejarah Provinsi Yamashiro mengatakan bahwa nenek moyang Klan Hata yang kaya raya memiliki kebiasaan buruk dalam memperlakukan makanan, ia menjadikan Mochii sebagai sasaran dalam latihan memanah, Mochii tersebut berubah menjadi burung dan terbang menuju ke atas Gunung Inari. Di tempat yang dihinggapi burung tersebut, tumbuhan menjadi subur dan kemudian di tempat itulah kuil Fushimi Inari Taisha dibangun.
Miketsu dan Inari
Nama lainnya adalah Miketsu no Kami yang dalam bahasa kuno Jepang ketsuberarti Rubah, miketsu sendiri berarti Tiga Rubah. Ada banyak sekali patung rubah di sekitar kuil. Patung rubah yang membawa permata di mulutnya adalah sebagai pembawa pesan/wahyu dalam kepercayaan Shinto. Inari adalah salah satu Dewa di Jepang, Inari berasal dari kata Ine yang artinya adalah tanaman padi. Jadi, Kuil inari adalah kuil yang menjunjung Dewa Padi, selain itu juga dipercaya sebagai Dewa Palawija, dan Dewa Makanan.
REFERENSI:
Read more
Thanks for visiting! :)