Makasar ke Sorong, Bersambung cerita pengalaman, kapal berlabuh di pelabuhan Makasar Sulawesi Selatan pada jam 12.oo malam waktu setempat, pada tanggal 18 Maret 2020. Pada setiap pelabuhan menurunkan dan menaikan penumpang dan barang setelah perjalanan dari Surabaya.
Kapal akan berangkat lagi sekitar jam 4.oo pagi pada tanggal 19 Maret 2020, lokasi pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, berada di Kotanya sangat mudah penumpang bisa turun untuk membeli perbekalan. Rata rata makanan dan minuman di kapal lumayan mahal, untuk persediaan membeli di supermarket terdekat.
rute perjalanan
Jam 4.oo pagi waktu Indonesia tengah, kapal mulai bergerak setelah bersandar sekitar 4 jam, perlahan kapal mencari posisi melanjutkan perjalanan ke Pulau papua.
Perjalanan ke Pelabuhan Sorong ditempuh dua hari satu malam, melaui perairan Banda. Pagi hari awan cerah langit berwarna biru, seperti hari-hari yang lalu di atas kapal setelah sholat subuh, sebagian penumpang keluar dari dalam kapal.
Di deck banyak disediakan kursi dan di belakang kapal lantai 6 ada kafetaria, sambil duduk minum kopi dan ada sebagian duduk di pinggir kapal sambil memandang luasnya laut, dan keindahan alam, menjadi betah duduk melihat matahari pagi mulai muncul.
Selama perjalanan dari jakarta menuju tanah Papua tidak di sia-siakan menikmati suasana dalam ruangan, ngobrol dengan sesama penumpang sesekali ngobrol dengan karyawan yang bekerja di kapal seperti bagian perawatan, bagian kantin.
Di Kapal dikasih makan, makan pagi, makan siang dan makan malam, begitu sibuknya para karyawan bagian dapur, untuk melayani sekian ratus penumpang dan kalau sudah jam makan, penumpang mengantri, kebetulan kita memilih makan yang diantar dengan minta jasa pengantar.
Jadwal kapal dari pelabuhan Makasar ke tujuan Pelabuhan Sorong akan memasuki pelabuhan Sorong pada tanggal 20 Maret 2020, kalau dihitung dengan waktu sekitar 25 jam perjalanan.
pelabuhan sorong
Perairan yang dilalui adalah perairan Banda, perairan teluk kepala burung cendrawasih srbutan untuk pulau Papua, perjalanan tidak terasa puluhan jam di dalam kapal, rasa penat kadang dialami dan seekali di deck kapal melakukan peregangan otot supaya tidak tegang.
Kapal ini cukup besar dan fasilitasnya cukup komplit, ada bioskop, kantin, tempat duduk dan yang lainnya. Hanya beberapa penumpang ada yang membawa lauk pauk sendiri untuk menambah dan kesukaannya pada waktu makan.
Tidak terasa pelabuhan Sorong yang berada di kepala burung kalau kita lihat dalam peta sudah terlihat dan dalam hitungan jam kapal akan berlabuh menurunkan dan menaikan penumpang juga barang. Penumpang yang akan turun mulai siap-siap membawa barang bawaan masing-masing.
Jam menunjukan 8.oo pagi waktu Indonesia timur, tanggal 20 Maret 2020, beda waktu lebih cepat 2 jam dari waktu Jakarta, penumpang yang lain sebagian keluar melihat proses kapal berlabuh yang memakan waktu cukup lama sampai ke dermaga.
Sorong ke Manokwari, berlabuh di Pelabuhan Sorong rata -rats hampir 4 jam dan pada jam 12 .oo siang tanggal 20 Maret 2020, kapal mulai meninggalkan Pelabuhan Sorong akan berlayar lagi ke pelabuhan Manokwari sudah masuk wilayah Papua Barat.
Penmpang yang naik kebanyakan dari wilayah Papua, selama kapal mendarat banyak penduduk setempat ada yang berjualan, mulai jualan khas papua seperti ikan dan nasi yang dibungkus, ada yang jualan kerajinan tangan seperti tas token, dan lainnya.
Perjalanan dari Pelabuhan Sorong ke Manokwari sekitar 24 jam, perairan papua ombaknya lebih tenang dan kapal sudah memasuki wilayah Papua, mengelilingi dari kepala burung ke tujuan leher burung. Perjalanan kapal ke Manokwari jumlah penumpang banyak berkurang.
Kebanyakan penumpang yang turun di Pelabuhan Makasar yang naik juga banyak dan akan turun lagi di Pelabuhan Sorong. Persiapan kapal akan berlabuh di pelabuhan Manokwari sekitar jam 12 .oo malam waktu timur,tanggal 21 Maret 2020, kapal mulai menepi di pelabuhan Manokwari.
Tidak banyak penumpang turun dan naik begitupun untuk barang, dan sekitar 2 jam berlabuh kapal Gunung Dempo berangkat lagi dengan tujuan Pelabuhan Wasior.
Wanokwari ke Wasior, kapal Gunung Dempo berlayar lagi menyusuru wilayah pinggir kepala burung, berangkat dari Manokeari jam 2 dini hari tanggal 21 Maret 2020, perjalanan memakan wsktu sekitar 6 jam, tidak ada yang dilihat pada waktu berlabuh karena malam hari, kecuali pagi hari dan sekitar jam 8.oo waktu timur tanggal 21 Maret kapal berlabuh di Pelabuhan Wasior, dan penumpang yang turun naik sudah sedikit.
nabire
Pelabuhan Wasior ke pelabuhan Nabire, pelabuhan Nabire adalah pelabuhan terakhir tujuan perjalanan, kapal berjalan dengan tenang karena lautnya tidak ada ombak besar.
Kapal meninggalkan pelabuhan Wasior sekitar jam 9.oo pagi waktu indonesia timur, dan nyampai di pelabuhan Nabire pada sore hari jam 18.oo waktu timur pada tanggal 21 Matet hari Sabtu 2020.
Sebelum turun dari kapal setiap penumpang diperiksa suhu tubuh, pada waktu itu Papua masih zona hijau, di Kota Nabire hanya beberapa hari saja, kemudian ke Kota Biak memakai pesawat terbang.
Cerita tentang perjalanan dengan kapal laut antara Jakarta ke Papua, terimakasih.
Juni, 2020.