Lembang was our first choice to spend holiday time in Bandung. It was included as one of the most attractive tourism spot in this regency. On very bright morning, I and my friends headed to this location. It was not easy to get this place as we choose the wrong day. I mean, the national holiday made the route crowded. Although, it was not really good time to go, we managed to head on.
Lembang adalah menjadi pilihan utama untuk menghabiskan waktu liburan kami di Bandung. Lokasi ini termasuk alah satu tempat wisata paling atraktif di kabupaten ini. Pada pagi yang sangat cerah, saya dan teman-teman menuju ke lokasi ini. Tidak mudah mendapatkan tempat ini saat kita memilih hari yang salah. Maksud saya, hari libur nasional membuat rute menuju kesini sesak. Meski begitu, saatnya tidak tepat, kami akhirnya berhasil melanjutkan perjalanan kami.
I was relief soon my eyes cached the large pool that has been regarded as the Lembang icon and indeed, people seemed to rush to try on anything here since we had never seen this such an unique place, I personally wondered about the view around and rushed to take long walk while observing many kinds of unique things were sold along this cycle spot.
Saya lega ketika saya melihat kolam besar yang selama ini dianggap sebagai ikon Lembang dan betul sekali, orang sepertinya buru-buru ingin mencoba sesuatu di sini, termasuk kami yang belum pernah melihat tempat yang unik seperti ini, saya penasaran dengan pemandangan yang ada di sekitar tempat ini dan bergegas untuk berjalan-jalan sambil mengamati berbagai macam barang unik yang dijual di sepanjang tempat ini.
Along the way, I could see the collective of nature that was intentionally made up. It made me to continue to walk while mingled feeling with the sooth of the fresh air flying around. Then, my eyes moved to buildings that were built on this pool and so they were called as floating building, the top list was floating market. The floating market has been known by travelers as the all-in tourism spot. Here, you can find local culinary, garment store, book store, souvenir shop, and many other necessary booth that serve your need during your holiday.
Sepanjang jalan, saya bisa melihat semacam kumpulan alam yang sengaja dibuat. Rasa penasaran membuat saya ingin terus berjalan diliputi perasaan yang bercampur dengan kesegaran udara segar yang terbang di sekitar. Kemudian, mata saya tertuju kepada bangunan yang dibangun di atas kolam ini dan karena itulah tempat ini disebut dengan bangunan mengapung, atau dengan nama beken pasar terapung. Pasar terapung telah dikenal oleh wisatawan sebagai tempat wisata yang patut dikunjungi. Di sini, Anda bisa menemukan kuliner lokal, toko garmen, toko buku, toko suvenir, dan banyak stan lain yang menyediakan kebutuhan Anda selama disini.
Yes, after we had long walk, we finally made through to this market. We passed the concrete stair that connected to this site. You know! The place was already crowded by people who wanted to have some lunch. Having lunch in this area was another good experience, but you have to make sure you find empty seats. I cant say you will find the seats if you come late just like we did. Whole seats were already occupied by the visitor. It was not good idea to wait for the seats. We then move out to find another place to get some lunch. What I can tell you is, on this floating market you can see the sellers make your food. They sell their food in open place so you can freely chose the menu and watch while they are cooking for you.
Ya, setelah kami berjalan agak lumayan jauh, akhirnya kami sampai di pasar ini. Kami melewati tangga beton yang terhubung ke situs ini. Anda tahu! Tempat itu sudah ramai dipadati oleh pengunjung yang ingin makan siang. Makan siang di daerah ini adalah menjadi pengalaman indah tersendiri, tapi Anda harus memastikan bahwa Anda menemukan tempat duduk kosong. Saya tidak bisa mengatakan Anda akan menemukan kursi kosong jika Anda datang terlambat seperti kami. Semua kursi sudah ditempati oleh pengunjung. Tentu, bukan ide yang bagus untuk menunggu mereka. Kami kemudian mencari tempat lain untuk makan siang. Yang bisa saya katakan adalah, di pasar terapung ini Anda bisa melihat penjual membuat makanan Anda. Mereka menjual makanan mereka di tempat terbuka sehingga Anda dapat dengan bebas memilih menu dan melihat langsung saat mereka memasak untuk Anda.