keseluruhan Foto ini saya abdikan dalam sebuah perjalana yang sangat jauh bagi saya dan anak-anak, tapi sudah menjadi hal yang sangat biasa dan rutinitas bagi sang suami tercinta atau abinya anak-anak, yang rutin saban minggu menjalani perjalan Aceh Jaya ke Pidie dan begitu juga sebaliknya.
Kendati sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi suamin, tidak bagi saya dan anak-anak yang hanya dalam setahun sekali menyambangi daerah dimana suami bekerja yaitu Aceh Jaya, saya dan anak-anak sangat menikmati perjalanan rute Barat Selatan Aceh, sebuah perjalanan yang senantiasa memanjakan mata dengan beragam pemandangan.
Pemandangan yang sangat indah dan alami, mulai dari pemandangan bukit barisan dengan berbagai jenis pohon dan hutan, teluk-teluk yang mempesona, dan hampir sepanjan jalan disuguhkan pemandangan laut, baik yang langsung berada di sisi jalan maupun dapat juga kita nikmati dari atas perbukitan yqng tinggi.
Selain pemandangan yang akan menghipnotis siapapun yang berkunjung ke sini Aceh Jaya, jalannya pun sangat luas dan lenggang, dijamin akan sangat memanjakan setiap travelers yang berkunjung ke sini, satu hal yang hatus diwaspadai dalam melakukan travel ke Aceh Jaya dan sekitarnya adalah ternak yang berkeliaran di jalan, dan juga babi hutan yang secara tiba-tiba menyebrang jalan.
Kedua jenis rintangan di jalan ini sudah banyak memakan korban, begitu suami saya mengatakan, dan betul saja sering kali bagi mereka yang rutin menggunakan jalan seperti tol ini mendapatkan bangkai lembu dan babi yang tergeletak di atas badan jalan.
Korban dari pengguna jalan pun sudah sangat banyak, mulai dari yang rusak kendaraannya, luka-luka hingga ada juga korban jiwa. Untuk itu bagi setiap pengguna jalan diharapkan berhati-hati dalam memacu kendaraannya.