Dari tugu Kilometer Nol kami bergerak ke Pulo Rubiah, ternyata pulo ini menyimpan misteri sejarah. Hari inilah saya baru memahami kenapa disebut pulau Rubiah
Pulo Rubiah adalah sebuah pulau kecil di sabang yang memiiki history penting bagi kita. Ternyata saya baru tahu bahwa pulau ini dulunya sebagai asrama haji bagi orang yang akan berangkat ke Mekkah untuk ibadah haji.
Nama Pulo Rubiah diambil dari nama Hj Rubiah yang makamnya ada di pulau ini. Konon katanya beliau berasal dari Aceh Selatan.
Untuk menuju pulau Rubiah kami menyewa speed boad. Berjarak 1 Km perjalanan lewat laut. Laut dengan airnya yang jernih dan banyak ikan-ikan kecil. Pemandangan yang sangat menawan.
Dalam kesempatan ini saya menyewa guide snorkling agar memudahkan dan membantu kami dalam belajar snorkling. Harga jasa guide 150 rb dan sewa kamera bawah air 150 Rb.
Setelah ready semuanya kami makan siang yang sudah disediakan oleh sahabat kami.
Setelah makan siang dan sholat di musalla. Kami semua menyerbu laut untuk snorkling.
Ternyata Rahmad Allah SWT luar biasa disini..
Inilah akrifitas snorkling kami.
Foto bawah air
Dua jam dalam air tidak terasa, tiba tiba awan mendung datang disertai angin. Terpaksa kami naik ke pantai. Seterusnya hujan deras. Kami kedinginan.
Semoga anda bisa kemari dan bisa menikmati ini.
Tunggu lanjutan petualangan ini dalam episode selanjutnya.
Salam