Selamat malam stemians. Hari ini saya akan bercerita tentang berlibur ke Kebun Durian.
Di saat orang orang sibuk berlibur keluar kota, kami anak pulau yang receh ini, cukup liburan menuju kebun Bapak menikmati sensasi panen durian, memasak nasi dengan kayu bakar, dan ikan bakar.
Alhamdulillah, Kata Emak bahagia itu sederhana ☺️
Ditulis di Instagram _qadariah dan FB Fuji Qadariah
Location : Kebun Ciklatep bagian ujung sekali 🙈
Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah". Menurut Wikipedia
Seperti halnya buah berdaging lainnya, durian juga kaya akan serat yang vital untuk kerja sistem seluruh tubuh.Serat dalam durian adalah serat tidak larut, yang dapat menurunkan frekuensi diare.
Siapa yang tidak tahu buah durian, yang merupakan rajanya buah. Selain kaya akan vitamin buah durian juga adalah buah terfavorite di seluruh dunia.
Rasanya luar biasa enak, menjadi incaran para penikmat durian. Walaupun harga durian yang cukup mahal tapi itu tidak menjadi masalah bagi penyuka durian.
Orang tua saya, memiliki 5 hektar kebun durian, yang terdiri dari 100 batang pohon durian. Alhamdulillah sekarang sedang panen durian.
Cuaca yang buruk sangat mempengaruhi kwalitas atau isi dari buah durian.
Dalam memilih buah durian, dibutuhkan keahlian khusus, misalnya mencium aroma, berat Durian dan penampakan kulitnya.
Teman teman yang menderita penyakit Diabetes dan Hipertensi sebaiknya membatasi konsumsi durian.
Kebun durian Bapak saya terletak di Dabo Singkep, Kepulauan Riau
Teman teman bisa berkunjung ke sana sembari melihat pemandangan hutan yang sangat hijau.
Di kebun Bapak saya terdapat sungai kecil, airnya sangat jernih, dan air tersebut biasanya digunakan untuk mandi dan air minum. Banyak terdapat pohon durian dan rambutan. Tanaman hias juga banyak disana.
Kebun durian saya merupakan kebun terjauh yang terletak di kawasan Singkep Barat. Sebelum sampai kesana, para pengunjung harus melewati jalanan yang terjal. Butuh waktu sekitar 45 menit. Jika ingin berkunjung sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua. Jangan lupa membawa autan atau obat nyamuk.
Terima kasih kepada teman teman yang sudah berkunjung di Blog saya.
Foto di ambil menggunakan camera handphone.