Saat Ramadan menyapa, sempatkanlah untuk berjalan-jalan (traveling) ke Aceh. Provinsi berjuluk “Serambi Mekkah” ini memiliki atmosfer dan suasana bulan puasa yang khas. Banyak keseruan yang bisa dinikmati bersama “Pesona Ramadan” di Aceh.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh juga telah memrogramkan paket wisata khusus yang dinamai “Pesona Ramadan” agar para tamu menikmati suasana bulan puasa di Tanah Rencong.
Saat ini, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh memang sudah sangat eye catching (menarik dilihat). Tampilan fisiknya sudah berubah total, menjadi mirip Masjid Nabawi, Madinah. Pekarangannya sudah dilapisi marmer. Saat sore hari, ada 12 payung raksasa yang dibiarkan mengembang dengan balutan pendaran pencahayaan super keren.
“Silakan selfie, bikin vlog (video blog), dan sebarkan ke dunia maya. Bagikan keindahan Ramadan di Aceh ke seluruh dunia,” dorongnya.
Saat 10 Ramadan terakhir, ada Qiyamul Lail. Momen ini biasanya dibanjiri pengunjung. Maklum, syaikh dari Riyadh, Arab Saudi, dan beberapa negara Timur Tengah ikut diundang ke Aceh.
“Banyak yang bisa dinikmati. Siang hari bisa ke museum, atau destinasi panorama. Kalau untuk kuliner bisa dijajal mulai pukul 16.00 Wib. Ada juga ifthar (buka) bersama, tarawih dan tadarus, zikir dan khanduri (kenduri) khatam Quran dan Malam Nuzulul Qur’an,” timpal Kadisbudpar Aceh Reza Fahlevi.
Menteri Pariwisata Arief Yahya juga yakin, Aceh akan laku dengan pemosisian sebagai destinasi wisata Islami dunia. Menurutnya sektor agama dan budaya Aceh memiliki koneksi kuat untuk dijual sebagai wisata.