Perjalanan saya mengunjungi kota kuala simpang tepatnya menuju pulau tiga, sebuah tempat yang dapat ditempuh selama 30 menit atau lebih kurang 45 km dari kota kuala simpang.
sepanjang perjalanan yang saya pandangi adalah kebun sawit baik milik warga maupun perusahaan pengolahan kelapa sawit. Ini adalah berkah bagi masyarakat tamiang yang dapat menjual sawit hasil kebun milik warga untuk dapat langsung dijual ke pabrik pengolahan.
Selain itu dalam perjalanan menuju SMA tamiang hulu saya juga harus melewati titi gantung, awalnya saya ragu, setelah melihat warga setempat melewatinya dengan aman saya mencoba memberanikan diri.
Perjalanan ini mengingatkan saya 12 tahun lalu ketika saya mengunjungi daerah ini untuk mengadakan baksos bersama teman, dengan titi yang sama, jalan yang dulunya masih bebatuan, yang kalau hujan berlumpur namun sekarang sudah mulus teraspal. Mudah-mudahan aceh tamiang sebagai kabupaten muda sedia akan semakin maju dan terus berkembang.