Penulis : Afrizal Sukon
Hampir setiap traveller mengetahui Pulau Sabang, pulau yang terleta di bagian barat Provinsi Aceh (Indonesia), pulau yang dikelilingi oleh Selat Malaka di Utara, Samudera Hindia di Selatan, Selat Malaka di Timur dan Samudera Hindia di Barat.
Untuk menikmati surga di pulau Sabang, bisa dengan transportasi laut dan udara, rute laut bisa dilalui dengan kapal penyeberangan dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, kapal yang tersedia hanya dua layanan (layanan cepat dan layanan lambat), sedangkan rute udara bisa dilalui dengan pesawat dari Bandara Internasional Kualanamu Medan (namun penerbangan rute ini hanya hari-hari tertentu saja).
Beragam keindahan alam yang disuguhi oleh pulau bak surga ini, mulai dari keindahan laut dengan terumbu karangnya, ikan hilir mudik berbagai warna dan jenis, yang semua itu bisa dinikmati langsung tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Selain pantai, Pulau sabang juga menyimpan situs sejarah era penjajahan masa lampau, diantaranya Terowongan dan Benteng era pendudukan Jepang (bangunan seperti bunker untuk memantau pergerakan manusia di garis pantai), Kawah Volkano (gunung merapi aktif yang mengeluarkan bau belerang yang khas) yang terdapat di Gampong Jaboi, Air Terjun Pria Laot, Tugu Nol Kilometer Indonesia, Tugu Garuda dan lain sebagainya.
Dominan wisatawan menghabiskan waktu di senja hari dengan menikmati momen terbenamnya sang surya (sunset) di tepi pantai, belum lagi masyarakat lokal sangat ramah dan tentunya menguasai bahasa Indonesia dan bahasa asing (bahasa inggris sangat dominan).
Pulau Sabang yang indahnya tidak kalah dengan destinasi wisata eropa, juga menyediakan bungalow tempat istirahat para traveller, Losmen dan hotel yang harganya sangat terjangkau pun bisa dijumpai di hampir pulau.
Satu hal lagi, kuliner yang disajikan khas Pulau Rubiah tentu merupakan hal yang jangan sampai terlewatkan, Sate Gurita tentunya.
Sabang is the power of God, tidak lengkap hidup seorang traveller apabila belum merasakan kesejukan dan keindahan percikan surga di pulau eksotis.
Betapa indahnya kekuasaan Tuhan, Sang Maha Pencipta yang sempurna.
36 hours on Sabang Island, rasanya belum puas dan tidak akan pernah puas, terlalu besar dan sempurna kuasa Ilahi Rabbi untuk dinikmati.
See You Guys
note : Foto milik pribadi