What if you had the chance to live in the coldest city in the world? Not imagine ya taste.
Apa jadinya kalau kamu punya kesempatan untuk tinggal di kota terdingin di dunia? Nggak kebayang ya rasanya.
Anyone who comes to this city holiday, would be greeted by the sentence in Russian language above. Because of the coldness, the city has been hit by cold temperatures up to -71 degrees Celsius!
Siapa pun yang datang liburan ke kota ini, pasti akan disambut kalimat dalam bahasa Rusia di atas. Saking dinginnya, kota ini pernah dilanda suhu dingin hingga mencapai -71 derajat Celcius!
Indeed, people who rarely see the snow will feel very happy and mesmerized with the beautiful all-white scenery there. However, for the locals, performing daily activities in extraordinarily cold temperatures can be quite difficult.
Memang, orang-orang yang jarang melihat salju akan merasa sangat senang dan terpukau dengan pemandangan indah serba putih di sana. Namun, bagi para penduduk setempat, melakukan aktivitas sehari-hari dalam suhu yang luar biasa dingin bisa jadi sesuatu yang cukup menyulitkan.
Even the simple activities of writing in school can be difficult because cold temperatures sometimes freeze pen ink and markers. In addition, for those who have vision problems get ready.
Bahkan kegiatan sesederhana menulis di sekolah bisa jadi sulit karena temperatur dingin terkadang membekukan tinta pulpen dan spidol. Selain itu, bagi yang memiliki masalah pengelihatan siap-siap nih.
In the coldest city in the world, glasses can easily freeze in cold temperatures. Well, so confused how to see clearly. The only way is to use contact lenses or contact lenses.
Di kota paling dingin di dunia ini, kacamata dapat dengan mudah membeku di dalam suhu dinginnya. Wah, jadi bingung kan gimana bisa melihat dengan jelas. Cara satu-satunya adalah dengan menggunakan contact lense atau lensa kontak.
A study conducted by US Airforce has tested contact lens resistance at altitude and extreme cold temperatures in the air. The result, there is not much problem in the matter as long as the contact lens is kept moist.
Sebuah studi yang dilakukan US Airforce telah menguji ketahanan lensa kontak pada ketinggian dan suhu dingin yang ekstrim di udara. Hasilnya, tidak ditemukan banyak masalah pada hal tersebut selama lensa kontak tetap terjaga kelembapannya.
Sometimes, the way flashes can be different in Oymyakon
Logically, when we are in a condition where temperatures fall below 0 degrees Celsius, there will be parts of the body that have the possibility to freeze. No exception, eyelashes.
Terkadang, cara berkedip pun bisa jadi berbeda di Oymyakon
Logikanya, saat kita berada di sebuah kondisi di mana suhu jatuh di bawah 0 derajat Celcius, akan ada bagian tubuh yang memiliki kemungkinan untuk membeku. Tidak terkecuali, bulu mata.
Yes, you did not misread. Small body parts of the eyelashes will not escape the tiny ice particles that can make frosts.
Ya, kamu tidak salah baca. Bagian tubuh sekecil bulu mata pun tidak akan luput partikel-partikel es yang kecil yang bisa membuat gumpalan beku.
After all, it is impossible to use google every time, it is impossible to close it with a scarf.
Habis bagaimana, tidak mungkin menggunakan google setiap bepergian kan, tidak mungkin juga menutupnya dengan syal.
This is a reality that must be passed daily by about 500 residents in Oymyakon
Ini adalah kenyataan yang harus dilalui setiap hari oleh sekitar 500 penduduk di Oymyakon
Winter for locals means sunshine for 3 hours per day. However, although in summer they will get 21 hours of sunlight in a day, ironically, it is not enough to melt the rest of the snow from winter.
Musim dingin bagi penduduk lokal berarti sinar matahari selama 3 jam per hari. Namun, meski di musim panas mereka akan mendapatkan sinar matahari selama 21 jam dalam satu hari, ironisnya, itu tidak cukup untuk mencairkan sisa salju dari musim dingin.
How did they survive the cold?
Bagaimana mereka selamat dari mati kedinginan?
Not many types of livestock are able to survive in these temperatures. The usual source of protein for Oymyakon residents is horse and deer meat, and of course various marine biota.
Tidak banyak jenis hewan ternak yang mampu bertahan dalam suhu tersebut. Yang biasa menjadi sumber protein warga Oymyakon adalah daging kuda dan rusa, dan tentunya aneka biota laut.
Oh yes, you need to know. In Oymyakon, horses living on the farm should be combed with a metal combs on a regular basis every 4 weeks to remove frozen ice particles on each feather. Otherwise, obviously they would freeze to death.
Oh ya, kamu perlu tahu. Di Oymyakon, para kuda yang tinggal di peternakan harus disisir dengan sisir metal secara berkala setiap 4 minggu untuk menghilangkan partikel es yang membeku di setiap bulunya. Kalau tidak, jelas mereka akan mati beku.
The beginning of the city of Oymyakon
Awal terbentuknya kota Oymyakon
Do you know?
Oymyakon itself means "non-freezing water" or "water that does not freeze". Quite contrary to the real state of the city, right?
Tahukah kamu? Oymyakon sendiri artinya adalah “non-freezing water” atau ‘air yang tidak membeku’. Sangat bertolak belakang dengan keadaan kota yang sebenarnya, kan?
Initially this city is a transit place for those who travel far with Russian routes in the northeast. This city is a "pit stop" to rest and feed the deer after a long journey.
Awalnya kota ini merupakan tempat transit bagi mereka yang bepergian jauh dengan rute Rusia di bagian timur laut. Kota ini adalah sebuah “pit stop” untuk mengistirahatkan dan memberi makan para rusa setelah melakukan perjalanan panjang.
In this city there is also a hot spring commonly used to warm the body of deer and also other livestock. From there finally Oymyakon became the city's official name.
Di kota ini pun terdapat sebuah mata air panas yang biasa digunakan untuk menghangatkan tubuh rusa dan juga hewan ternak lainnya. Dari situlah akhirnya Oymyakon menjadi nama resmi kota tersebut.
What can be done in Oymyakon?
Apa yang bisa dilakukan di Oymyakon?
Of course, besides exploring every corner of this city, there is one thing tourists often do during their visits to Oymyakon.
Tentu, selain menjelajahi setiap sudut kota ini, ada satu hal yang sering dilakukan para turis dalam kunjungan mereka ke Oymyakon.
Yes, swimming in the river in temperatures well below 0 degrees Celsius! Only those big balls who try to swim in the icy river without full clothes.
Ya, berenang di sungai dalam suhu jauh di bawah 0 derajat Celcius! Hanya mereka yang bernyali besar yang mencoba berenang di sungai es tanpa pakaian lengkap.
So, how about after getting to know Oymyakon? Interested to go there? If you've made the plan, just prepare the winter equipment when traveling abroad.
Jadi, bagaimana setelah mengenal Oymyakon? Tertarik untuk pergi ke sana? Kalau sudah membuat rencananya, tinggal menyiapkan perlengkapan musim dingin saat traveling ke luar negeri.