Cantik itu,
wajah yang tertubuh
di kedalaman paling utuh.
tak seperti meniduri tubuh
yang telah mati.
Pun begitu,
memeluk tubuh, itu butuh
sebagaimana lembutnya makna
tak mungkin mampu engkau peluk.
Cantik itu,
tertubuhnya hati secara nyata
meski nyatanya, tubuh masih saja nyata
dan adanya menculik sebagian hati.
Pun begitu,
tak pantaslah, menafikan makna
di mana aksara juga indah terbaca.