Bunga yang hidup didalam pagar, bukan berarti ai dikekang. Akan tetapi, ai akan selalu terjaga dari tangan-tangan yang merusak. Merusak keindahannya sebelum waktunya. Jadi, hanya tangan yang pantaslah yang akan memetiknya sampai dimana ia telah siap untuk dipetik..
Sebagaimana dengan perempuan yang selalu menjaga dirinya dari para lelaki diluar sana yang dengan hasrat dan nafsunya dapat menyentuh perempuan-perempuan yang tak sepantasnya dapat ia sentuh. Hanya lelaki hebatlah yang dapat memetik sekuntum bunga, dengan berani meminta izin kepada ayah si bunga tersebut, dengan cara melamarnya dan menjadikannya sebagai pendamping hidup.