lokasi: Waduk jeulikat
Manja , aku menyapamu dengan nada sederhana, mengajakmu melalui suka, biarkan duka untukku saja, bukan tanpa alasan, kau adalah insan yang kuperjuangkan.
Manja , aku harap kau tetap disini, pada sebuah ruang yang kusebut hati , ruang ini sangat luas untuk kau tempati , namun tak bertempat untukku bagi.
Manja, biarkan senja menjadi malam , tak perlu kau takut akan kelam , aku akan menemanimu hingga fajar menjemput pagi , lalu suguhkan aku segelas kopi ternikmat, dengan senyum terhangat , aku mencintaimu dari muda hingga nanti kita menua berdua.
(08 Oktober 2017)