#source google
Siapa duluan membaca atau menulis disaat kamu masih kecil??? ini merupakan pertanyaan tetapi Jawabannya ada pada kita masing masing, beda didikan beda cetakan.
Sejak kecil saya sering diajari menulis, menggambar sertamewarnai . Hal ini agar mengasah ketrampilan sejak dini.
Kemudian saya pun diajarkan mengenal huruf sampai belajar mengeja serta membaca. Saya termasuk orang yang lambat membaca, karena pada saat kelas 4 SD saya baru bisa membaca dengan lancar, Tetapi lain hal dengan menulis, saya dapat menulis dengan baik pada saat duduk di kelas 1 SD. Karena saya suka meniru dan menerapkan apa yang saya lihat. Saya termasuk Juara 2 Menggambar dan mewarnai tingkat Sekolah Dasar se Kota Madya.
Waktu terus berjalan, hingga kuliah, menulis merupakan hal yang membosankan. Saya kuliah tidak membawa buku catatan . Saya TErmasuk mahasiswa yang malas untuk menulis apa yang telah diberikan oleh dosen. Saya hanya mengandalkan ingatan saya untuk memahami apa yang dapat sayya serap dari dosen.
#source google
Ketika saya mengenal steemit, saya di tuntut untuk menulis, karena bagi saya steemit merupakan wadah para Tulisan hingga maha karya. Saya bertekat bahwasannya menulis merupakan kewajiban untuk bersteemit. karena tulisan kita bagian dari steemit itu sendiri. Ada beberapa teman saya yang sudah duluan memiliki account steemit, beliau menggunakan hobynya untuk bersteemit yaitu foto. cara mempublis karyanya dia memposting hasil jepretannya ke dalam steemit.
Saya tidak memiliki skill poto yang baik. oleh sebab itu saya ingin kembali menulis adalah bagian dari hidup. Karena banyak orang - orang hebat selalu meninggalkan tulisan dalam hidupnya. Termasuk SUrat warisan. pasti ada tulisannya . heeee
yuk mari kita menulis dan menulis di steemit. smoga tulisan tulisan kita sangat berarti buat kita sendiri maupun orang lain.
Belajar, Banyak membaca, dan terapkan dalam tulisan.
Saleum Cut Agus Mulyadi | @cutagus