Cipt. Aysfar
Aku berdiri menatap langit negeriku
Biru, Abu-abu lalu menghitam
Bingkai Indah Negeriku Berubah menjadi retakan rerakan haru
Disetiap penjuru bumi pertiwi menjerit
Perut membusung kelaparan, Raga hanya belulang yang saat lagi patah
Aku Mulai menangis memandang bingkai negeri ini
Pejabat seakan tikus yang tak tau diri
Rakyat menjerit tak bersuara
Tahta hanya sebuah panggung janji belaka
Pelopak mata ini semakin dipenuhi kelabu
Negeriku Indonesia..
Apakah ini isinya??
Apakah ini jadinya??
Dimana wahai kau pemimpin negeri ini?
Kurajut asa lukisan negeri ini hanya sepintas
Berlalu..berlalu..dan berganti potret abadi bersama Indonesia sejati
Biarlah nanti lukisan pedih tanah air terbingkai dalam kenangan
Karena cinta akan membawa kedamaian dan kebaikan
Kapanpun…dimanapun…siapapun…dan selamanya…
Sumber Foto: https://www.lyceum.id/bendera-indonesia-menjiplak-bendera-monako-ataukah-sebaliknya/