Selamat pagi stemian, pagi ini aku tertarik untuk berbagi informasi mengenai tumbuhan liar yang bermanfaat jika di manfaatkan.
Maksudnya?
Dalam bahasa daerah kami ( bahasa Aceh ) tumbuhan ini dinamakan bak Sie Ri'eh-Ri'eh. Tumbuhan ini memiliki bunga yang kecil-kecil, sebenarnya bunga ini cantik, karena liar maka kecantikannya hanya dinikmati oleh belukar.
Tumbuhan ini memiliki tiga warna, yakni pink, kuning dan orange, hari ini aku hanya memiliki dokumentasi yang berwarna orange saja, jika suatu saat aku mendapatkan warna lainnya maka akan ku posting kembali.
Meskipun secara keseluruhan jenis ini berwarna orange tetapi bunga muda memiliki dua warna yaitu orange dan kuning
Bentuk daun bunga ini hampir serupa dengan bentuk hati (love), ia memiliki permukaan yang kasar karena ditumbuhi duri-duri halus. Dulu semasa aku kecil, ibuku sering membersihkan ikan dengan menggunakan daun ini, setelah disiangi ikan akan dibalur, selain untuk menghilangkan lendir atau lumut putih didaging ikan seperti ikan tongkol dan sejenisnya, daun ini juga bisa minimalisir bau amis. Konon daun ini juga bisa dijadikan obat bisul.
Sama halnya dengan daun, batang muda yang dimiliki tumbuhan ini juga kelihatan memiliki duri-duri halus, sehingga sangat terasa jika disentuh.
Sementara batang tua dari tumbuhan dapat dilihat seperti pada gambar berikut. Ukurannya bisa mencapai tiga jari.
Kata ibuku, batang tumbuhan ini bisa dijadikan bahan dasar bunga kayu. Caranya batang ini di potong-potong sepanjang 3cm, lalu permukaan batang akan di sayat dengan menggunakan pisau silet. Bunga yang dihasilkan hampir serupa dengan bunga pohon waru, tetapi pohon ini memiliki permukaan yang lebih lembut dibandingkan pohon waru. Kata ibuku hasilnya tidak kalah cantik dengan bunga berbahan dasar plastik, aku sudah meminta ibuku untuk membuatkan satu sebagai contoh, namun beliau menolak karena butuh banyak bahan seperti pisau silet merk ( London ) yang disematkan di kayu, lem, kawat dan sebagainya. Menurut ilustrasi ibuku bunganya hampir serupa dengan digambar ini.
sumber
Selain bunga, daun dan batang aku rasa tentang buahnya juga perlu aku jelaskan. Tumbuhan ini memiliki buah yang kecil, ketika muda ia berwarna hijau dan rasanya lumayan asam. Ketika aku kecil buah ini yang yang dijadikan peluru untuk bermain bedil2an bersama teman. Berikut bentuk buahnya.
Ketika matang, buahnya akan menghitam dan rasanya berubah menjadi manis sehingga jadi bahan buruan untuk dimakan, tidak mengenyangkan namun menyenangkan.
Saat ini tumbuhan yang bernama (Sie Ri'eh-ri'eh ini mutlak tidak bermanfaat, ibu-ibu zaman sekarang tidak pernah kulihat menggunakan daun tumbuhan ini untuk membersihkan ikan, pun buahnya anak-anak zaman sekarang malah tidak tahu jika buah tumbuhan ini bisa dimakan dan bisa dijadikan mainan. Aku yakin guru bidang study keterampilan disekolah tidak tahu jika batang tumbuhan ini bisa dijadikan bunga.
Maka dari itu kusimpulkan bahwa "tidak tahu" menjadi penyebab pengabaian sehingga tidak dimanfaatkan. Aku rasa hal demikian tidak hanya tertimpa pada tumbuhan ini, banyak tumbuhan lainnya mengalami hal yang serupa.