"Tidak selamanya mendung itu kelabu." Kata-kata yang sering muncul dalam percakapan. Terutama bila itu percakapan yang melibatkan masalah, cobaan, hal yang tidak diharapkan. Kata-kata menghibur yang tak jarang terucap begitu saja. Otomatis. Karena sudah terlalu sering diucapkan.
Bagi penyuka lagu-lagu 80-90's, atau penggemar Chrisye -- penyanyi yang nama aslinya Chrismansyah Rahadi, dan sebelumnya Christian Rahadi -- salah satu legenda musik Indonesia. Sebaris kata tadi pasti langsung membawa kenangan lagu Kidung. Lagu yang juga merupakan salah satu hitsnya Chrisye.
Sebagai muslim, saya percaya, betul adanya. Tidak selalunya hal buruk yang menimpa kita adalah ujian. Allah tegas mengatakan itu. Bersama ujian itu terdapat kemudahan. Bisa jadi satu hal buruk atau yang tidak diharapkan adalah pintu untuk kemudahan. Peluang. Kesempatan.
Semalam saya berniat membuat jus. Dalam kulkas ada beberapa buah-buahan yang sudah terlalu 'masak' untuk disantap langsung. Ada beberapa Mangga, setengah sisir pisang sisa bahan baku nugget Pisang , dan Terong Belanda.
Awalnya saya memilih Mangga, tapi ternyata ada yang sudah tidak bagus. Lalu memutuskan mencoba menggabungkannya dengan Pisang.
Dan hasilnya, gagal total.
Mau diminum, rasanya aneh. Dibuang? Ada rasa bersalah. Mubazir juga. Berdosa. Lalu yang tadi sempat 'merinding' karena coba mencicipi jus salah buat tadi mengusulkan. "Coba dibuat pancake."
Tambahkan tepung, telur. Dan gagal lagi.
Ide lain muncul. Godok-godok, maaf saya tidak tahu nama resminya. Pisang yg diolah jadi cemilan. Saya tambahkan tepung lagi di adonan tadi, menuangkan minyak goreng ke wajan. Dan, berhasil.
Alhamdulillah, begitu dicicip ternyata enak. Sekarang yang bikin bingung, saya harus Mengingat-ingat apa saja bahan dan takaran saat membuat jus dan adonan tadi.