Gambar
Alam mengajarkan kedewasaan. Belajar banyak hal dari lingkungan. Bahkan dari benda-benda mati yang kerap kita pakai dari kecil; Pencil. Benda kecil ini memiliki filosofi tinggi yang patut kita tiru dalam kehidupan sehari-hari.
Pensil memiliki bagian terpenting; Arang.
Menjadi peribadi sederhana, dan terus meningkatkan kualitas adalah makna yang dapat dipetik dari filosofi ini. Kenyataan ini bahkan kerap saya jumpai, di lingkungan rekan-rekan warga Indonesia di sini. Mereka lupa dan terlena, setelah dipercayai harta oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Lupa akan jati diri setelah hidup di luar negeri; terbawa arus lingkungan, dan upgrade kebaratan. Meninggalkan adab kesopanan. Semua yang didapat begitu mudah sirna, dan ketika pulang ke Indonesia kembali pada kehidupan yang nyata, bukan lagi negeri dogeng yang penuh gemerlap kemewahan. Akhirya menyesal.
Gambar
Pencil Butuh Diraut
Butuh rautan untuk mempertajam Pencil, agar dia kembali tajam digunakan. Samahalnya dengan kehidupan; tak semalanya mulus. Akan datang cobaan, yang membuat kita semakin dewasa dalam kehidupan. Kerasnya kehidupan dan jauh dari orang tua membentuk jati diri perantau semakin dewasa, serta mampu menempatkan diri di segala suasana. Meskipun harus mendengar takbir di negeri orang. Pantang bagi mereka pulang, sebelum meraih kesuksesan. Sekali layar terbentang, pantang diturunkan.
Goresan Pencil Meninggalkan Bekas
Setiap karya yang kita buat adalah warisan, yang kelak akan terbaca oleh anak cucu, serta gererasi penerus. Menuangkan sebuah ide terbaik yang akan kita wariskan kelak. Jangan pernah menyesal uantuk menjaga kualitas dan menjadi yang terbaik. Karena setiap goresan yang kita tinggalkan itulah orang-orang akan mengenal dan mengenang kita. Sama halnya di Steemit, mengapa kita dituntut untuk membuat konten yang baik dan berkualitas, karena dengan sistem blockchain yang tidak dapat dihapus. Kelak, anak cucu kita juga akan membaca, apa yang kita torehkan dalam berkarya. Selalu menyajikan yang terbaik, karena kelak kebaikan pulalah yang akan kembali kepada kita.
Taiwan, 13 Juni 2018