Pendidikan senjata ampuh mengubah dunia.
Melanjutkan pendidikan sembari bekerja di luar negeri itu sungguh luar biasa. Bagaiamana tidak? Selain berjibaku dengan pekerjaan, kami juga harus berperang membagi waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik yang kami miliki. Mutual kelas adalah saat yang menyenangkan, selain bertemu dengan pengajar yang bersahabat, rekan sejawat, tentunya bersama-sama menikmati hidangan nusantara adalah moment yang sangat istimewa.
Tak bisa dipungkiri, kendala acapkali datang menerjang. Baik dari biaya, waktu yang tersita, juga akan menyita waktu istrahat. Semua teramat sangat membutuhkan pengorbanan. Saat semester awal, ruang kelas kami sangat ramai. Mahasiswa yang mengambil jurusan sastra Inggris hamper berjumlah dua puluh orang. Namun, seiring bergulirnya waktu, kini mahasiswa di fakultas yang saya ambil hanya tersisa lima orang. Kami saling memotivasi dan bergandeng tangan, hingga mencapai goal akhir dan kembali ke tanah air, serta berpartisipasi dalam pembangunan.
Jika kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus siap menaggung perihnya kebodohan (Imam Syafi’i
Meski berpisah dari keluarga dan orang-orang yang kami kasihi untuk berjuang guna meraih masa depan yang lebih, kami selalu semangat dan menjaga konsisten baik di pekerjaan dan tugas-tugas kuliah. Satu harapan, setelah menunaikan semuanya kami bisa berbagi ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan di kampung halaman. Agar tidak ada lagi kebodohan yang merajalela, dan buta aksara yang dialami oleh generasi penerus bangsa Indonesia.
Kebersamaan kami tidak hanya sebatas mahasiswa yang sama-sama menimba ilmu, tetapi juga sebagai sabahat, sekaligus saudara di negeri orang. Baik di bidang organisasi, hingga jalan bersama selepas kuliah tiba. Bahkan di sela-sela jam istirahat kami juga menggunakan untuk berkumpul dan berdiskusi bersama tentang kesulitan yang kami alami di bidang pekuliahan. Bagi kami, sendiri itu berat. Lebih baik bersama-sama, semuanya menjadi ringan.
Kami memang memiliki hobi yang berbeda. Mulai dari yang hobi menulis, fotographi, hingga yang gemar mengisi liburan mereka untuk mengunjungi outlet ternama yang menyediakan berbagai keperluan wanita. Bagi kami, perbedaan itu indah jika disatukan dan bisa memberi kekuatan satu sama lain. Sebagai seorang peranatau kamidituntut mandiri dan tudak mudah menyerah. Sehingga dengan kebersamaan yang kami bangun bisa menguatkan dan mengungatkan satu sama lain.