Penjaringan bakal calon Presiden sudah dilakukan, setidaknya sudah mewacanakan itu. Tak seheboh seperti pengusungan Presiden RI menjelang 2019 memang. Tak ada tagar ganti presiden atau apapun-lah yang terkait hal itu. Tapi persiapan penjaringan ini harus digulirkan.
Calon presiden yang akan di jaring ini adalah kepastian, meski bukan sebuah keharusan. Bukan pula sebuah upaya kudeta pada jabatan presiden seumur hidup yang disandang Hasbi Burman hingga kini. Ini hanya ancang-ancang apabila Hasbi Burman melepaskan jabatannya tiba-tiba dengan alasan apapun nantinya. Sungguh tak baik jabatan presiden itu kosong. Jika hal tersebut terjadi, maka itu adalah sebuah petaka.
Alasan yang kusebut itu salah satunya mengapa wacana mencari presiden baru ini muncul. Selebihnya rekan sekalian dapat membaca pada postingan disini. Dari obrolan warung kopi pada suatu malam yang riuh setelah tarawih di sebuah warung di Banda Aceh, tersebutlah sebuah nama, Sang Pan atau Amru Pane. Lengkapnya Amru ini bisa teman-teman baca juga pada postingan
yang kusebut tadi. Atau bisa juga kalian buka-buka akun steemitnya;
.
Beberapa orang yang nimbrung ngopi malam itu langsung setuju saat nama Sang Pan disebut. Aku juga mengangguk setuju saat nama itu muncul. Bagi pelaku seni dan sebagian aktivis di koetaraja hampir tak ada yang tak kenal pentolan grup band Amru & Pane Band ini. Ia banyak mengisi kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh teman-teman; atau bahkan ia yang menjadi inisiator acara sosial tersebut.
Ia pula sering menjadi 'penghubung' antara beberapa kubu yang sedang bersebrangan. Maka kurasa Sang Pan sangatlah tepat untuk jabatan Presiden itu. Walaupun Sang Pan berkilah, bahwa selaku Presiden Lempap saat ini yang cocok jadi presiden pengganti Hasbi Burman sebagaimana diutarakan dalam postingannya.
Namun bagiku, sungguh tak elok jabatan presiden ini diberikan kepada presiden lain. Apalagi rangkap jabatan, sungguh itu langkah lempap namanya. Jikapun untuk urusan itu melepas jabatannya sebagai presiden lempap, itu lebih "pap-pap" lagi. Jabatan presiden ini tak akan pernah diberikan kepada mantan presiden chapter lain. Sungguh tak bisa!
Lagian, belum tentu pula ada orang lain yang mampu mengemban tanggungjawab presiden yang sedang digadang sekarang; termasuk presiden lempap. Atau lebih tepatnya siapa pula orang lain yang mau menjadi presiden tanpa gaji dan tunjangan itu. Hanya Sang Pan yang mampu mengembannya.
Walaupun nanti, Hasbi Burman benar-benar tak melepas jabatannya sebagai presiden dan Sang Pan lebih dahulu tiada; setidaknya akan ada tambahan gelar baginya. Orang-orang akan mengenang Amru selain sebagai musisi juga sebagai Sang Pan yang pernah menjadi 'Calon Presiden Seumur Hidup'. Sungguh itu akan dikenang sepanjang masa.