foto pribadi
Hutan terdiri atas hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi. Menurut sumber data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hutan di Sumatera hanya tersisa 13,9 juta Hektar dari sepuluh Provinsi yang ada di Sumatera. 23% tutupan hutan Sumatera berada di Aceh dalam dua kawasan yaitu kawasan Ule Masen dan kawasan Leuser.
Tahukah sahabat ? pertahanan terakhir hutan di Pulau Sumatera di Aceh. Untuk itu, demi penyempurnaan tata kelola hutan Pemerintah telah membentuk yang namanya Kesatuan Pengelola Hutan (KPH). Namun jika tanpa dukungan dari masyarakat yang tinggal di pinggiran hutan pogram pengelolaan hutan yang sempurna tidak akan berjalan dengan semestinya. Karena menjaga hutan merupakan tugas kita bersama termasuk sahabat
tanpa kecuali.
Sebagai masyarakat Aceh, seharusnya kita bangga karena Aceh masih ditutupi hutan yang hijau dibandingkan dengan propinsi lain di Sumatera.
Menurut ilmu biologi hutan mampu menyerap karbon karena hutan tempat sekumpulan pohon yang memiliki aktifitas biologis. Dalam fotosintesis pohon menyerap CO2 dan H2O yang dibantu oleh sinar matahari dan diubah menjadi glukosa. Glukosa merupakan sumber energi.
Selain itu pohon menghasilkan H2O dan O2 yang merupakan suatu unsur yang dibutuhkan oleh oranisme. Dengan demikian manusia mampu bernafas sehingga sehingga tercipta kelangsungan hidup manusia itu sendiri di bumi. Sahabat perlu mengetahui dan memahami hal itu sehingga sahabat
sadar akan butuhnya hutan bagi manusia untuk menyerap carbon yang berlebih dalam atmosfer.
Untuk itu melestarikan hutan itu wajib bagi setiap manusia karena hutan berfungsi sebagi penyerap karbon terbesar dan pemberi kehidupan bagi makhluk penghuni bumi.