*Amir Hamzah Pujangga Indonesia
Amir Hamzah awalnya ditahan di sebuah rumah bekas tahanan kempetai Jepang di tepi Sungai Mencirim, Binjai. Tiga belas hari kemudian, ia dieksekusi. Suatu malam, Amir tertunduk di sebuah lubang di Kwala Begumit. Parang Mandor Yang Wijaya kemudian berayun menebas tengkuk hingga memutus lehernya. Malam itu, sang pujangga mati.
Catatan tentang kematian Amir Hamzah itu dituliskan Tengku M. Lah Husny dalam bukunya berjudul Biografi-Sejarah Pujangga dan Pahlawan Nasional Amir Hamzah.