Puisi
Iswandi Usman
Sebatang Lada Tua Di Sudut Kota
Sebatang lada lanjut usia tertanam di sudut kota
Harapan apa yang hendak kurengkuh dengan asa
Jika hanya sebatang lada tua yang aku punya
Sebatang lada lanjut usia tertanam di sudut kota
Menghantam dada
Memberangus masa
Sebatang lada lanjut usia Tertanam di sudut kota
Menuakan usia
Menuai kesia-siaan
Sebatang lada lanjut usia tertanam di sudut kota
Kaukah itu Nirmala?
Gadis ayu yang menolak cintaku dulu
Meninggalkan sekeping luka dalam dada
Lalu, kau pergi setelah menggores pedih bongkahan hati ini
Dan aku kau tuhuk dengan janji
Hingga aku terus menanti di sudut kota
Di hamparan sawah yang membentang luas
Menanti janjimu ternyata semu
Meringkihkan sekujur tubuhku
Sampai keriput kulitku, kau tetap mengingkarinya
Sebatang lada lanjut usia tertanam di sudut kota
Ranting usiaku keropos sudah mengering
Sepotoing patahannyapun kini sudah tak bermakna
Salam Kreative