Hai sobat semuanya, senang rasanya bisa menyapa kembali sobat steemian semuanya...
Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas sedikit tentang lika-liku kehidupan yang bisa saja dirasakan oleh sobat semuanya. Terkadang dalam hidup ini kita mengalami berbagai persoalan yang membuat guncangan di alam pikir kita. Banyak hal tak terduga terjadi diluar kendali. Sakit hati, kecewa, marah dan hal-hal menyedihkan lainnya datang begitu saja menghujam ulu hati. Yah, kita memang tidak bisa mengendalikan pikiran orang lain untuk berpikir positif terhadap kita. Tentu mustahil bisa menyenangkan semua orang walau sekeras apa pun usaha kita tetap saja ada individu yang tidak menyukai kita.
Perasaan perih ketika mengingat bagaimana kita sering memaklumi kekurangan orang lain, bahkan sering menutupinya dengan ikhlas, penuh senyum dan pemakluman. Namun tidak demikiannya dengan orang tersebut. Masalah kecil yang kita lakukan sengaja dibesar-besarkan sehingga kita tersudutkan. Pada saat itu apa yang dirasakan? Seolah-olah kita merasa sangat kecil dan tidak berarti bukan? Dan lebih sakitnya ketika tidak ada pilihan untuk membela diri saat itu karena bisa saja pembelaan diri kita membuat teman lainnya ikut terpojok juga. Akhirnya kita merasa dilema dengan keadaan.
Lantas haruskah kita terpuruk dan terjatuh? Siapa yang rugi? Tentu diri kita sendiri. Seharusnya kita tak perlu menyesali apa yang sudah terjadi. Yang perlu ada adalah kemampuan memperbaiki keadaan. Sekecil apa pun kesalahan kita, cobalah untuk memperbaikinya agar tidak terulang lagi untuk ke depan. Dan untuk mereka para pembenci biarlah mereka menari-nari di atas luka kita. Sepatutnya kita mengasihani mereka karena mereka adalah orang-orang tidak bahagia. Biarlah mereka memperoleh bahagia dengan cara yang tidak elegan. Tidak perlu memelihara dendam karena Allah pasti akan membalas dengan cara-Nya.
Hidup ini terlalu singkat untuk menangisi hal-hal yang tidak penting. Lepaskan hati kita agar terbang kembali ke alam bebas. Jangan belenggu pikiran kita dengan borgol kehidupan yang menyakiti. Allah sudah merencanakan segala sesuatu sesuai porsi masing-masing. Tentu ada hikmah yang tersirat. Mari melihat keadaan dengan lebih bijak karena Allah menyelipkan pelajaran berharga di antara masalah-masalah kita. Keep smile...