picture from: cdn.techinasia.com
Ketika pertama kali mendengar tentang steemit bulan lalu, saya berada dalam daftar tunggu (waiting list) ketika mendaftar. Teman saya mengatakan bahwa dia tidak perlu menunggu hanya untuk mendapatkan login password. Lalu saya berfikir apakah ada masalah dengan server steemit, atau jumlah member baru yang mendaftar naik drastis sehingga menyebabkan saya berada dalam waiting list. Berhubung steemit masih dalam tahap beta hingga saat ini, saya yakin akan terjadi banyak perubahan yang lebih baik kedepannya.
Steemit Mengubah Pemula
Sebagai seorang pemula, saya sadar bahwa steemit mengubah pemula seperti saya. Contohnya orang-orang disekitar saya yang baru mengenal steemit. Steemit 'memaksa' kita menjadi penulis dadakan. Karna tidak seperti platform blogging atau social media lainnya. Ketika anda ingin memposting sesuatu di platform lain, anda akan langsung melakukannya tanpa banyak berfikir. Berbeda dengan steemit, karena setiap postingan kita diberikan penghargaan berupa steem dollar atau steem power, sehingga kita dituntut untuk menghasilkan postingan yang berkualitas agar disukai pembaca. Tetapi ini pula yang membuat pemula seperti saya melupakan kualitas dari isi artikel tersebut.
picture from: bretcontreras.com
Pada artikel kali ini saya ingin menyampaikan beberapa pemikiran saya tentang hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum menulis artikel di steemit.
Tulislah Sesuatu Yang Anda Tahu
Ketika teman saya memberitahukan saya bahwa steemit memberikan reward kepada penulis hanya dengan memposting artikel atau tulisan, saya sangat antusias. Apalagi setelah melihat beberapa steemian dari dalam dan luar negeri yang mendapatkan ribuan dolar hanya dengan satu postingan.
Tetapi yang menjadi permasalahannya adalah saya bukan penulis. Melihat perkembangan steemit yang terus melesat membuat kita sebagai pemula berfikir untuk membuat postingan yang unik, berguna atau yang menarik perhatian steemian lainnya. Untuk melakukan itu kita perlu menulis sesuatu yang kita kuasai sehingga bisa kita sampaikan dengan benar kepada pembaca.
Jauhi Plagiarisme
picture from: elearningindustry.com
Banyak pemula seperti saya berfikir untuk melakukan plagiat. Karena yang mereka pikirkan adalah bagaimana memiliki postingan sebanyak-banyaknya. Mereka tidak memikirkan kualitas orisinil sebuah tulisan melainkan hanya memikirkan kuantitasnya saja. Semakin banyak postingan semakin banyak reward yang didapat, kurang lebih begitu prinsipnya. Itulah mengapa mereka melakukan apa saja agar memiliki banyak postingan.
Sebagai anggota komunitas, saya rasa kita harus saling mengingatkan supaya tidak ada yang melakukan plagiat agar nama komunitas kita bersih dari plagiat sehingga semakin diakui.
Gunakan Gaya Dan Pemilihan Kata-katamu Sendiri
Terdapat banyak artikel di internet. Apapun yang kita fikirkan telah difikirkan oleh orang lain. Untuk membuat tulisan kita berbeda maka kita harus menggunakan gaya dan bahasa kita sendiri. Sebagai contoh ketika anda ingin menuliskan artikel tentang hasil pertandingan sepak bola (seperti Juventus x Real Madrid beberapa hari yang lalu). Ratusan atau bahkan ribuan orang sudah melaporkan hasil pertandingan tersebut. Walau demikian, kita juga bisa menuliskan laporan hasil pertandingannya tetapi dengan gaya dan kata-kata kita sendiri sehingga akan terlihat berbeda dengan penulis lainnya.
Saya rasa cukup sekian dulu untuk postingan kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
Dan sekali lagi, ini hanya buah dari pemikiran saya. Bukan sesuatu yang harus anda ikuti.
Terima Kasih.
NB: Kritik dan saran sangat diterima.