Semangat pagi sahabat steemit indonesia semuanya, semoga kalian sehat selalu dan senantiasa berada dalam keridhoaanNya..
Baiklah, pada postingan saya kali ini saya akan belajar menulis atau mengarang sebuah cerbung (cerita bersambung) dan membagikan kepada kalian semua, mohon dukungan dari sahabat steemit indonesia semuanya, kritik dan saran yang baik dari kalian merupakan motivasi penting bagi saya. karena cerita ini tidak bisa saya selesaikan hari ini, dan akan berlanjut secara bertahap In Syaa Allah..
Dibalik Tembok Pembatas
Wajah gadis itu sangat nyaman dipandang, begitu lembut ketika ditatap. Ia sering terlihat sendiri, bahkan nyaris tak pernah bersama orang lain. setiap orang yang ingin mendekatinya selalu ia hindari. gadis itu sering duduk dibangku tembok pembatas, ia sering menatap kearah sungai yang tak pernah dikunjungi. ia juga selalu membawa buku tulis tebal bercover hitam bercak putih dan sebuah pensil berwarna biru tua...
**
Aku sering memperhatikan gadis itu, tapi diriku tak pernah berani mendekatinya. tampaknya, ia tahu kalau diriku melihatnya dari kejauhan. setiap aku melangkah menuju kearahnya, ia selalu menuju kearah lain. jaket yang ia gunakan, ia kancing habis sampai menutupi leher. namun, aku heran kenapa ia tak pernah melihat orang lain. ada apa dengan gadis ini..?
Dihari berikutnya aku tak melihatnya, biasanya ia selalu hadir ketempat itu, ku mencoba mencari gadis itu. ku pergi menuju ketempat biasa ia terduduk, ku lihat pintu gembok pintu pembatas tidak rapat, tampaknya ia ada disebelah tembok itu, ku urungkan niat untuk mencarinya. ketika kuberbalik arah, pintu itu terbuka. bersamaan itu keluarlah gadis yang kucari. ia melihatku, namun tatapannya aneh. gadis itu menutujp wajahnya dengan buku yang biasa ia bawa. ia memberi kode kepadaku untuk segera pergi meninggalkannya..
**
Tidurku pun mulai tak nyenyak, selalu terbayang gadis aneh itu. ku putuskan untuk menuju tempat gadis itu dihari esok.
Hari itu, aku menyamai gayanya, ku gunakan jaket berwarna hitam bercorak abu-abu, dan membawa sebuah buku tebal, namun warnanya biru. aku sengaja tak membawa pensil, karena kukira ini adalah hari pertamaku mendekat gadis itu..
bersambung in syaa Allah.. (-: