Hingga hari ini
Aku masih menapak pada bumi ini.
Menanti tetes embun menyapa pagi
Menanti hangat senja bertukar malam
Menanti senyum tawa bocah bocah kecil yang berlarian. .
Dalam hening,
Untuk Sejenak, aku terpaku menatap langit yang membentang luas.
Terfikir dalam benakku. .
Aku berpijak, berbagi, dan membawa dari bumi ini.
Lalu, akankah aku kembali ?
Akankah aku kembali melangkah bersama kaki kaki kecil yang setiap harinya mengiringi setiap derap langkahku ?
Akankah aku kembali berbagi canda tawa dengan mereka, para orangtua yang tersenyum dengan binar bahagia dimata mereka ?
Atau, aku hanya menerka dalam bayang mata tertutup, bahwa aku takkan pernah kembali menapak di bumi mereka ?
Tuhan. .
Bahagia yang kudapat disini, takkan bisa kubayar dengan apapun
Takkan bisa kuganti dengan yang lain.
Yala. .
Langitnya terlalu indah untuk kupandang
Bersama surai angin yang mendayu.
Berbisik syahdu ditelingaku
Membuatku tersenyum, hanyut bersama fikirku.
Bila masanya telah tiba,
Bila kakiku harus melangkah pergi,
Maka hanya satu pintaku. .
Rona putih di langit Yala, jangan sampai aku tinggalkan . .
Berdong, Yala, Thailand Selatan
161018. 01.37
Nurul Fazilah