Login
Discover
Waves
Decks
Plus
Login
Signup
Rida K. Liamsi
@ridakliamsi
32
poet | author | journalist | entrepreneur
Followers
37
Following
0
Resource Credits
Available
Used
Location
Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Website
http://erdeka.com
Created
March 29, 2018
RSS Feed
Subscribe
Posts
Blog
Posts
Comments
Communities
Wallet
ridakliamsi
budaya
2019-10-13 15:30
Ghairah Dunia dalam Empat Baris
Tahun ini tema seminar yang diusung dalam Festival Sastra Internasional Gunung Bintan ( FSIGB) 2019 adalah Pantun Sebagai Akar Puisi Modern. Yang pertama memantik kata-kata itu adalah penyair Hasan Aspahani,
$ 0.000
2
1
ridakliamsi
indonesia
2019-08-22 07:42
Nonton Nyai Ontosoroh
Bagi saya yang tidak begitu banyak tahu tentang perfileman, dan juga jarang nonton, kecuali ada film yang heboh benar di komentari khalayak, maka nonton film Bumi Manusianya Hanung Bramantiyo , memberi
$ 0.000
6
ridakliamsi
indonesia
2019-08-02 03:48
Nyanyi Luka Buat Vanessa
Foto: Internet Apa kabar Vanessa, artis cantik yang mengebohkan itu ? “Cantik Itu Luka“ begitu judul novel best seller Eka Kurniawan yang sudah dialih ke banyak bahasa dunia. Pada mulanya saya tidak terlalu
$ 0.023
4
2
ridakliamsi
poetry
2019-06-24 03:59
Ngilu Salju dalam Puisi Ratna Ayu
Belum lama ini , Saya mendapat kiriman buku kumpulan puisi terbaru Ratna Ayu Budhiarti (RAB) : "Sebelas Hari Istimewa". Dari sekitar 70-an puisi hasil perjalanannya ke Eropa ( Italia, Prancis,
$ 0.052
3
2
ridakliamsi
poetry
2019-06-19 08:43
Rencana Penerbitan Antalogi Puisi Gunung Bintan
Yayasan Jembia Emas, penggagas dari acara Festival Sastra Internasional Gunung Bintan yang diadakan akhir tahun 2018 berencana menerbitkan Antalogi Puisi di Kaki Bintan. Berikut pengumuman yang dibuat
$ 0.059
1
1
ridakliamsi
indonesia
2019-04-30 07:19
Banyuwangi
Setahun lalu berlangsung kemah sastrra internasional di Banyuwangi yg dihadiri ratusan penyair terutama dari Indonesia, seperti Sutardji Coulzum Bachri, Zawawi Imron dan lain-lain. Pada ivent itu diterbitkan
$ 0.000
1
ridakliamsi
indonesia
2019-04-22 12:37
Makan Malam di Tianjin
Di sebuah meja makan masa lalu Di rumah tua penuh sejarah Kita bergenggam tangan dan berserah Tuhan, hanya cinta sejati yang tak pernah mati Hanya persahabatan tulus yang dengan maut pun tak takut pupus
$ 0.000
1
ridakliamsi
indonesia
2019-04-20 10:33
Menulislah
Kepada YI Menulislah Tidak cuma seribu puisi tapi beribu ribu Karena kita harus mengganti kata kata yang kita renggut Dengan yang baru kita pungut Di negeri tanpa kata kata Bayangkan Kita tak lagi saling
$ 0.034
6
2
ridakliamsi
poetry
2018-05-14 12:15
Sepucuk Masa Lalu
Secupak masa lalu , ya Rab Sudah kutanak dan ku santap Terasa manis dan laparku lenyap Tapi rasa pasir dan batu di tenggorokan Terasa pahit dan memualkan Biarkan aku bersihkan racun kehidupan itu Dengan
$ 0.000
3
1
ridakliamsi
poetry
2018-05-02 10:17
ketika itulah kita
1// Ketika Pasir kehilangan ombak Perahu menggulung layar Matahari termangu menunggu gelap 2// Ketika camar terbang menuju sunyi Dayung letih mengayuh sunyi Pancang sendiri menambat sunyi 3// Ketika Senja
$ 0.000
4
1
ridakliamsi
indonesia
2018-04-11 11:05
Sebuah Kisah
inilah kisah kucing belang tiga jantan, bertuah kononnya Cik Mat ulat bulu, yang empunya Hulubalang raja, kacak, segak, dan raja bergendak ketika lahir, dikurung kelambu tiga lapis tak usahkan terkam,
$ 0.000
1
ridakliamsi
poetry
2018-04-06 17:22
Ombak Purus
Setelah debur. Setelah desah. Setelah desir. Setelah tak ada lagi yang melumas duka Setelah hanya desah , hanya ratap, hanya raung. Hanya luka yang tambah menganga. Maka sejarah adalah catatan hianat.
$ 0.028
10
3