Siapa tidak kenal kue serabi (baca:srabi). Sangat populer, dan boleh dibilang sangat melegenda. Setidaknya begitulah menurutku. Karena sejak kecil dulu, masih di sekolah dasar sudah ada kue serabi.
Meskipun tradisional, dan terkesan sederhana. Kue serabi ini tetap memiliki citarasa dan khasnya tersendiri. Manis, kenyal, dan empuk. Sangat disuka anak-anak, begitu juga dewasa.
Dapat dihidangkan ketika ada jamuan dan pertemuan. Kali ini adalah pertamanya saya mencicipi serabi ini. Srabi khas Owabong.
Ditawarkan dengan harga satu ribu rupiah, harga sesuai dengan kondisi saat ini. Serabi ini dibuat tidak dengan perangkat seperti orang tua kita dulu. Dengan kompor kecil dan wajan kecil yang banyak.
Serabi ini digoreng dengan panci penggorengan yang biasa untuk membuat kukis (mungkin😆) dengan kompor gas. Kita bisa temui vendor kue serabi ini setiap hari di sekitar lapangan desa kutasari.
Bagaimana, mau coba?