Selepas tugas mengantar anak sekolah, rutinitas pagi yang kulakukan pertama kali adalah ngopi. Selalu sebelum aktivitas lainnya.
Kopi memang membuat candu, beruntung lambung tak bermasalah dengan apapun jenis kopinya. Warung tak terlalu bermasalah, dimana pun boleh saja, warung di kota tempat tinggalku, Banda Aceh, umumnya selalu menjaga kualitas kopi yang disajikan. Rata-rata terbaik dan sama saja.
Hanya beberapa yang berkualitas rendah, ibarat air bekas asah parang. Jika kebetulan sial berlabuh di sana, itu akan menjadi pertama dan terakhir.
Warung yang sering kusinggahi kala pagi adalah Solong Premium Beurawe, sesekali Solong Ulee Kareng, Cut Nun Pango dan Arol Kupi Lampineueng. Kenapa warung itu? Karena selain kopinya pas di lidah, juga selalu ada kawan ngobrol di sana.
Ngopi tanpa kawan, sama saja dengan hambar. Tak sedap pokoknya. Tapi kadang kesendirian perlu juga, saat menyiapkan tulisan atau mengerjakan tugas-tugas atau sedang tak ingin diganggu.
Sore juga jadwal rutin ngopi, malam sesekali. Sudahkah anda ngopi hari ini? Ini hanya gelas-gelasnya dengan isi kopi.
[]