Hallo steemit friends..!
Dalam dunia kedokteran dan ahli gizi, ikan sangatlah baik untuk menunjang kecerdasan seseorang, namun menurut Galineus yang dikutip oleh pengarang kitab Ta'limul Muta'lim, mengatakan bahwa ikan itu akan mengakibatkan dampak negative. Dalam hal ini mana yang tepat, apakah teori dari ahli gizi zaman sekarang atau kutipan syekh az-Zarnuji dari Galenius?
Kendati demikian,pilihan berada pada kita masing-masing,karena itu dua persepsian yang berbeda.
Namun secara pribadi ( ) lebih dominan kepada kutipan syekh az-Zarnuji dari nukilan keterangan Galineus sebab Galineus sendiri merupakan ahli kedokteran di zaman yunani kuno, juga hal ini didukung oleh keterangan dari sayyidina 'Ali karamahullahu wajha, yang menyatakan bahwa makan ikan bisa melemahkan badan. Dalam " an-Nufus al-Afkar "dikatakan bahwa makan ikan itu dapat mengakibatkan munculnya lendir tebal yang membahayakan terhadap badan. Logikanya, ikan bisa menimbulkan balgham (lendir). Banyaknya Balgham dapat menutupi saluran pada otak, dan otak adalah sentral untuk berfikir. Ketika sentral itu tertutupi oleh balgham, otomatis daya pikir jadi terganggu, dan pada giliran berikutnya menyebabkan seseorang menjadi pelupa atau lemah ingatan. Senada pula dengan yang ada didalam "SYARAH TA'LIM MUTA'LIM" yakni, Dihikayatkan dari galinius, sungguh dia berkata: semua buah delima itu bermanfa'at. Dan semua ikan itu merugikan, sedangkan makan ikan dengan porsi sedikit itu lebih baik dari makan delima yang berlebihan/banyak. Dan makan delima berlebihan/banyak dapat merusak harta.
ENG:
In the world of medicine and nutrition experts, fish is very good to support a person's intelligence, but according to Galineus quoted by the author of the book Ta'limul Muta'lim, said that the fish will result in a negative impact. In this case, where appropriate, whether the theory of nutritionists today or quote shaykh az-Zarnuji of Galenius?
Nevertheless,the choice is on each of us,because it's two perceived different.But personally ( ) is dominant to quote shaykh az-Zarnuji from the quoted description Galineus for Galineus own is an expert of medicine in ancient greece, also this is supported by the description of sayyidina 'Ali karamahullahu wajhah, which stated that eating fish could weaken the body. In the "an-Nufus al-Afkar" it is said that eating fish can result in the appearance of thick mucus which is harmful to the body. Logically, the fish can pose balgham (phlegm). The number of Balgham can cover the channel in the brain, and the brain is central to thought. When the central was covered by balgham, automatic power thought so disturbed, and in the next turn cause a person to become forgetful or weak memory. In line with that are in "SHARH ta'lim MUTA'LIM" namely, Dihikayatkan of galinius, for he said: all the fruit of the pomegranate was bermanfa'at. And all the fish it is detrimental, while eating the fish with the small portions it is better than eating pomegranate excessive/a lot of. And eat a pomegranate excessive/a lot of can ruin the treasure.
THANK YOU...