Minggu kemaren merupakan hari minggu kelima saya dagang di Taman Heulang, Bogor.
Saya dagang bersama suami. Sejak Pk 3 pagi kami sudah bangun untuk merebus satu per satu sayuran. Seperti tauge, labu siam, wortel, daun singkong, kangkung, dan daun pepaya. ementara untuk bumbu pecel, telah digiling ke pasar Dedangkan yang ada di Bogor.
Usai sholat subuh, perabotan kecil dan bahan baku pecel sudah suami susun di bagasi berbentuk keranjang besar di atas jok belakang motor. Jam 6 tepat suami jalan dahulu ke lokasi dagang untuk menata meja dan menyusun perabotan serta.bahan.baku pecel. Tidak lupa payung besar pelangi menjadi pelindung percikan dedaunan yang jatuh dari atas dagangan kami.
Tumben minggu kelima ini lebih ramai dari minggu-minggu sebelumnya. Sehingga alhamdulillah... dagangan saya habis. Bahkan saat mau dagangan ditutup... masih aja calon konsumen yang menanyakan, "bu... apakah masih ada pecelnya"
Saya bersama suami bersyukur dan alhamdulillah atas rejeki yang diberikan minggu itu. Saat pulang dagang, kami makan eskrim bersama anak bungsu kami, sebagai tanda bersyukur atas karunia Nya kepada kami hari itu.