Ikan Marlin
Pertama dengar ikan Marlin, yang terbayang adalah ikan dengan moncongnya yang panjang bagaikan tombak yang siap menusuk mangsa. Ikan ini juga ikan buruan pavorit para pemancing mania. Bagaimana tidak, si Marlin jika terkena umpan pancing, dia akan ke permukaan dan melompat. Lompatannya bisa mencapai 10 meter. Sensasi inilah yang dicari oleh para pemancing Marlin. Saya pernah nonton di TV, dan disiarkan kapal seorang pemancing melaju kencang karena tertarik ikan Marlin raksasa yang menyambar umpan sang pemancing. Ada lagi kisah pemancing yang tertusuk moncong ikan Marlin saat strike ketika hendak di raihnya. Wahh... Ikan Marlin memang luar biasa.
Kali ini saya tidak akan bercerita tentang memancing, akan tetapi tentang kuliner ikan Marlin. Pembaca pernah makan ikan Marlin? Saya sendiri sebelumnya belum pernah karena ikan ini termasuk langka. Andai pun ada, harganya mahal dan biasanya untuk di ekspor atau di pesan oleh kalangan tertentu.
Mau tau cerita kuliner saya selanjutnya? mau tau saja atau mau tau banget? Lanjut baca yaa, Yok Kita kemon :)
Kota Agung - Tanggamus
Kali ini perjalanan saya ke provinsi di ujung Selatan Sumatra, yaitu provinsi Lampung. Provinsi ini memang kaya akan hasil laut. Salah satu kota yang saya kunjungi adalah Kota Agung, kabupaten Tanggamus.
Sumber : Google Map
Kota Agung ini di tepi Teluk Semangka, Samudra Hindia. Merupakan kota pelabuhan dan juga ibukota Kabupaten Tanggamus, Lampung. Di Teluk Semangka ini ikan Blue Marlin cukup banyak didapatkan oleh para pemancing. Warga sini menyebutnya Iwak Tuhuk. Tak heran jika ikan ini sangat populer. Berbagai olahan ikan Marlin seperti Baso, Pepes dan Sup, banyak kita jumpai di kota ini.
Rumah Makan Pondok Bambu
Setelah keliling kesana kemari, akhirnya oleh penduduk sekitar kami direferensikan makan siang di rumah makan Pondok Bambu. Rupanya kedai makan ini sudah cukup populer sebagai restoran dengan menu Marlin.
Ini dia alamatnya 👇👇👇👇👇
Kedai ini mengusung cita rasa masakan khas Lampung. Lalapan serta sambal adalah hidangan wajib. Dan yang menjadi menu utamanya adalah Sup Marlin. Wah gimana ya rasanya?
Sup Ikan Marlin
Untuk memenuhi rasa penasaran saya, langsung saja saya pesan nasi dengan 1 porsi sup ikan Marlin. Tak perlu menunggu lama, pesanan saya meluncur di meja makan. Alamak... semangkuk sup Ikan Marlin segar yang masih hangat terhidang di depan mata. Sungguh selera melihatnya. Seketika saya santap dengan lahap. Rasanya sangat sedap, kontur dagingnya yang putih, sangat lembut dan tidak berbau amis.
Buat pecinta kuliner, silahkan datang ke Lampung, nikmati kuliner lautnya yang super segar.
Just Info :
- Harga 1 porsi sup Marlin cukup murah, yaitu 25k. - Kedai ini buka dari pukul 10 pagi hingga pukul 5 sore.
- Biasanya pukul 2 siang sup Marlin ini sudah habis. Ada baiknya kita telpon dulu sebelum datang.
Salam Kaki Lasak, Kemanapun Kaki Dilangkahkan
Follow Me :
Steemit @ kakilasak
Facebook @ husaini_sani
Instagram @ ucok_silampung & @ kaki_lasak
Whatsapp +6282166076131