Dua hari lalu saya berkesempatan berada di dapur. Saat berada di pasar ikan, saya sampaikan keinginan membuat masakan gulai ikan rebus. Kamipun membeli dua ekor ikan kembung. Soalnya ini hanya untuk diri saya saja.
Di rumah, usai membersihkan ikan, dan melaburinya dengan jeruk dan garam, bumbu-bumbu lain disiapkan.
Bumbu Gulai Ikan Rebus
Bawang putih
Bawang merah
Cabe rawit
Belimbing sayur
Jahe
Proses Memasak Gulai Ikan Rebus
Cukup sederhana dan gampang. Bawang merah dan bawang putih cukup dirajang, belimbing sayur dibelah dua, begitu juga dengan cabe rawit, cukup dibelah dua saja. Jahe cukup seadanya saja. Sesudah semua bumbu dilaburi bersama ikan, dan diberi air secukupnya segera bisa dimasak di atas kompor. Jika sudah mendidih dan dirasa sudah matang maka sajian gulai ikan rebus siap disantap.
Cerita Lama di Pulau Simeulu
Saya menyukai gulai ikan rebus ini punya cerita tersendiri. Dahulu, saat berada di Kampung Air, Simeulu, cukup susah untuk mendapatkan bumbu masak yang lengkap, padahal untuk mendapatkan ikan segar cukup mudah.
Susah karena pada saat itu jalur transportasi darat masih terputus, jika pun bisa mesti menggunakan jasa ojek, dan jauh. Jika menggunakan jalur laut dari Kuta Padang, Kampung Air menuju Sanur, harus naik perahu kecil dengan mesin stempel. Jadi, karena penuh resiko maka cukup memasak dengan bumbu seadanya saja, yaitu membuat gulai rebus. Padahal gulai ini jika di kota lebih banyak dimasak untuk orang yang baru sembuh sakit.
Tapi, bagi saya justru gulai ikan rebus jadi kesukaan, hingga saat ini. Untuk menambah kenikmatan, biasanya disertakan dengan sambal yang dibuat khusus, seperti sambal kecap dengan cabe rawit dan jeruk nipis. Namun, karena ada dibuat sambal kareng, akhirnya juga sangat sedap.