Akhirnya keinginanku untuk makan Pecal terwujud, sudah hampir setahun tidak pernah menikmatinya lagi, terakhir puasa/ramadhan tahun lalu. Bukan karena tidak ada yang jual diwarung warung tetapi aku saja yang kadang malas membelinya kepasar. Padahal pasar juga ga terlalu jauh hanya berjarak 3 km saja dari rumahku, hanya saja aku yang malas, membiarkan keinginan untuk membelinya, andaikan aku hamil dan ngidam sudah pasti anakku lahir dengan air liur yang membahasi leher bajunya.😂
Lihat saja pecal dengan bumbu kacang yang ku tampilkan ini, pasti membuat setiap mata yang melihat ingin mencicipinya, walaupun saya tau wanita yang menyukainya sedangkan laki laki hanya beberapa saja, karena Kebanyakan dari mereka tidak suka sayur.
Bagi steemians yang singgah di idi untuk sekedar makan siang, saya rekomendasikan untuk singgah di warung pecal ini. Di Jl. Perdagangan yang ada di tengah tengah kota idi rayeuk, tepatnya diseberang pintu gerbang Vihara murni sakti atau Tepekong Chin Sui Co Su peninggalan china atau bersebelahan dengan Mie Bombai yang juga terkenal disini.
Saya harap suatu saat para steemians bisa menikmati pecal lezat yang ada dikotaku.
Salam