Lobster merupakan hewan laut yang bernilai ekomonis tinggi yang tinggi akan nutrisi, daging lopster sangat lezat untuk dimakan, tak heran Lopster menjadi makanan sajian yang bernilai tinggi di berbagai restoran terkenal di dunia, lopster menjadi bahan makanan penduduk dunia.
Para nelayan menangkap lopster di laut menggunakan berbagai alat tangkapan, bahkan ada yang menyelam ke dasar laut untuk menangkap lopster.
Populernya Lopster pada pertengahan abad ke 19 yang diperkenalkan oleh penduduk New York dan Boston, Kala itu lopster merupakan makanan orang miskin bagi penduduk pinggir pantai kanada, tak jarang juga lopster disajikan bagi nara pidana untuk mengganggu selera makan para narapidana. Lopser baru dikalengkan pada abad ke 20.
Di Indonesia berbagai daerah kepulauan juga terkenal dengan penghasil lopster diantaranya di pulau Simeulue, Propinsi Aceh. Pulau Simeulue selain terkenal dengan pesona keindahan alamnya juga terkenal dengan pulau penghasil lopster di Indonesia.
Selain Lopster hasil tangkapan para nelayan di laut, di Pulau Simeulue lopster juga dibudidaya oleh warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, baik secara tradisional maupun menggunakan teknologi. Hal itu juga didorong oleh pemerintah dan beberapa lembaga untuk peningkatan sumberdaya ekonomi masyarakat Pulau.
Berdasarkan data terdapat 43 spesies atau jenis lopster di dunia, tercatat Negara pengahasil lopster terbesar merupakan Negara bagian Amerika serikat Maine.
Jika anda berkesempatan bepergian ke Pulau Simeulue jangan lupa untuk mencoba santapan Lopster hasil budidaya warga penduduk pulau.
Demikain catatan kecil saya terkait dengan Lopster, semoga bermanfaat dan berminat untuk mencoba makanan yang bersumber dari laut yaitu Lopster.
Wassalam...!!!