Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!
Selamat malam para steemians dimanapun anda berada, semoga tetap selalu dalam lindungan Allah subahana wata'al, tetap selalu semangat dalam menorehkan karya-karya yang membangun.
Tak terasa kita sudah berada di penghujung Bulan Suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari.
Bertepatan dengan malam 27 Ramadhan yakni prediksi malam Lailatul Qadar dimalam ke tujuh ganjil, saya ingin membahas salah satu menu yang hampir tidak pernah terlupakan selama Ramadhan khususnya malam prediksi Lailatul Qadar ini, semoga kita menjadi orang yang beruntung mendapatkan malam seribu bulan ini, amin, amin, amin ya Robbal Alamin.
Bubur Kanji..!
Ya, ini merupakan salah satu makanan khas aceh ketika menjelang berbuka. Hampi disetiap meja penjual takjil tersedia bubur kanji ini. Bahkan hampir disetiap mesjid dan meunasah di provinsi Aceh menyediakan bubur ini setiap hari secara gratis. Para warga kampung bergotong royong menyiapkan hidangan satu ini.
Moment ini sangat berharga bagi masyarakat yang tidak mampu membeli takjil, sebab dengan adanya bubur yang disediakan secara gratis membuat masyarakat tetap dapat berbuka dengan takjil bubur kanji. Hal ini juga saya rasakan ketika saya masih menjadi seorang mahasiswa perantau 😁.
Dalam proses pengolahan bubur kanji ini juga terbilang sangat mudah, akan tetapi rasa yang dihasilkan sungguh nikmat. Sebab bubur ini kaya dengan olahan rempah-rempah khas aceh. Oleh karena itu sangat bagus bagi mereka yang mengalami penyakit lambung dan masuk angin.
Bahan dasarnya sangat mudah kita jumpai dipasar manapun, diantara bumbunya berupa serai, ketumbar, merica, adas manis, pekak, kayu manis, bawang merah, biji pala, dan jahe, dan beberapa bahan yang lain yang mungkin penulis lupa menyebutkannya.
Bagi sebahagian masyakat kota, mungkin lebih terkenal bubur kanji rumbi, karena makanan ini dapat ditambah dengan rumbi-rumbi atau dedaunan sebagai campurannya, mungkin kalau dikampung lebih terkenal dengan nama anyang, selain tambahan rumbi-rumbi masakan ini juga bisa ditambah dengan daging ayam, daging lembu dan berbagai daging yang lainnya,serta bisa juga ditambah dengan berbagai sefood seperti udang, kerang dan jenis lainnya untuk menambah cita rasa sehingga dapat menggoyangkan lidah bagi penikmat bubur kanji ini.
Kali ini kami mencoba mengolah sendiri di menasah, dengan mengandalkan seorang joki handal yang sudah terbiasa mengolah bubur kanji disetiap Ramadhan, sebut saja namanya bapak muri (memang itu nama sebenarnya😂), bapak muri kali ini kami percayakan untuk mengolah makanan yang sangat nyentrik dilidah masyarakat aceh ini, karena olahan bubur kanji beliau memang sangat terkenal kelezatannya, walaupun beliau berpuasa tapi rasa boleh di coba.
Tujuan kami mengolah bubur kanji ini adalah untuk berbagi Takjil dengan masyarakat sekitar dan bagi mereka yang jadi musafir sebagai bahan bukaan ketika waktu berbuka tiba nanti, target kami adalah 150 kotak ditambah dengan satu air mineral gelas.
Setelah kami mempersiapkan segala sesuatu sebagai bahan dasar bubur kanji, maka kemudi langsung diambil alih oleh bapak muri, walaupun hitungan umur beliau masih kepala tiga, dalam hal olah mengolah masakan beliau seperti kepala 5 🤣.
Ba'da zuhur kami memulainya, alhamdulillah sekita 2 jam, menunggu beliau meracik, mengolah, memasak( kami jadi penonton yang budiman😊), akhirnya bubur kanji rumbi siap di sajikan di kotak-kotak yang telah kami sediakan. dari target kami 150 kota ternya hanya bisa mencukupi 120 kotak ( kurang dari target), padahal belanga yang kami gunakan adalah belanga diameter setengah, tapi tak menyurutkan niat kami untuk berbagi kepada mereka yang berpuasa, semoga menjadi amal ibadah kami nantinya di yaumil mahsyar, amin, amin, amin yarobbal alamin.
Sekian dulu para steemian kisah memasak bubur kanji yang saya praktekkan hari ini, semoga jadi inspirasi kawan-kawan dalam memasak😁, semoga steemian terhibur.
Tetaplah teguh dengan pendirian, ikuti kata hati, salurkan sebagai narasi dalam karya-karya yang bermutu dan membangun, semangat pantang mundur untuk mencapai keauksesan dalam steemit. Merdeka✊✊✊