Apa Kabar Steemian'S...!!!
Anda orang Aceh...??
Jika Anda orang Aceh, Anda tentu pernah merasakan masakan yang asam, pedas yang kaya akan rasa bumbu-bumbu lainnya kuah asam keu ueng -masakan khas aceh contohnya.
Disini saya hanya ingin berbagi tips rahasia masakan Aceh tersebut, asam sunti alias asam boeh limeeng
Terlihat kotor sebelum dibersihkan
Asam sunti adalah bumbu khas Aceh yang yang diolah dari buah belimbing wuluh atau belimbing sayur Averrhoa bilimbi (boeh limeeng - bahasa Aceh) yang telah dikeringkan. Asam sunti ini lah yang membuat masakan khas Aceh jadi sempurna, dan sangat terasa berbeda dengan masakan lainnya. Bagi masyarakat Aceh, asam sunti ini merupakan sesuatu yang harus dimiliki untuk bumbu masakan.
Di Aceh, asam sunti ini umumnya dibuat sendiri, biar pun di pasar-pasar tradisional sangat mudah didapatkan.
Cara membuat asam sunti ini tidak lah begitu sulit, hanya dengan beberapa cara berikut Anda sudah dapat menikmati kenikmatan asam boeh limeeng ini :
Proses pembuatan asam sunti dilakukan dengan menjemur belimbing wuluh di bawah sinar matahari hingga layu, (jika Anda ingin belimbing wuluh ini layu dengan cepat, Anda juga bisa merebusnya).Setelah penjemuran pertama, belimbing ditaburi garam dan disimpan di tempat teduh. Kemudian dibiarkan hingga meresap. Keesokan harinya, dijemur kembali.
Proses tersebut diulang beberapa kali hingga belimbing menjadi kecokelatan dan kering. Kandungan asam dan garam yang cukup tinggi pada asam sunti, dapat menghambat proses pembusukan oleh mikroorganisme.
Biasanya, asam sunti yang dihasilkan berwarna coklat dan teksturnya agak kenyal. Belimbing yang telah menjadi asam sunti ini dapat disimpan lama sampai satu tahun, bahkan lebih lama tanpa adanya perubahan warna atau tekstur.
Asam ini bisa dipakai utuh, dipotong kecil, maupun digiling atau dihaluskan bersama bahan bumbu lainnya. Rasa asam segar belimbing akan keluar saat direbus dengan bumbu lainnya.
BAHAN
- Belimbing wuluh (yang besar dan sudah masak)
- Garam
- Air panas secukupnya (jika belimbing tidak direbus)
Alat
- Ji-ee atau situek atau wadah besar.
Cara Membuat
- Siram belimbing wuluh dengan air panas.
- Tunggu sampai kekuningan, tiriskan.
- Tempatkan belimbing wuluh dalam “Ji-ee” atau wadah yang lebar.
- Jemur sampai berkerut ( jumlah hari tergantung cuaca).
- Beri garam yang merata.
- Jemur lagi sampai 1/2 kering (Minimal 2 hari, tergantung intensitas matahari).
- Asam sunti sudah setengah jadi, masukan dalam kantong plastik.
- Simpan selama sebulan.
- Asap sunti bisa digunakan.
- Hari ke-1, ikuti cara penyiapan pada point 1-4 di atas.
- Hari ke-2, jemur lagi belimbing wuluh di terik matahari, sampai semuanya berwarna kuning agak keemasan. Ketika malam hari, taburkan garam sedikit banyak secara merata pada belimbing.
- Hari ke-3, pagi harinya, biasanya belimbing mengeluarkan cairan karena garam yang semalam ditambahkan. Buang airnya dan jemur kembali belimbing sampai sore. Kemudian ketika malam jangan lupa menambahkan garam lagi pada belimbing.
- Hari ke-4, jemur lagi belimbing sampai berwarna kecoklatan dan agak mengering. Apabila belimbing sudah mengering, angkat dan tambahkan garam, lalu simpan di dalam wadah tertutup.
Terima Kasih
Referensi :
1. Serambi Indonesia, Hari Sabtu, 19 April 2014, hal. 16
2. Asam Sunti Rahasia Masakan Aceh