enak dan maknyos rasa makanan Aceh yang disebut PULOET dan sebagian daerah di Aceh khususnya daerah Pidie bagian timur disebut dengan sebutan payeh, makanan isi beras ketan dibungkus daun pisang setelah diproses panggang. Maka sebagai orang tua tua dulu menyebutnya payah tetetoet yang biasa disajikan diwarung kopi di Aceh, makanan ini sangat cocok sebagai teman kopi.
PULOET ini asli makanan khas Aceh yang sering kita dapatkan di seluruh kedai kopi yang ada di Aceh dan sajian makanan ini mulai dari subuh hari sudah terjual di warung warung oleh karna kebiasaan masyarakat di Aceh menjadi tradisi minum kopi warong setelah melakukan shalat subuh bertambah ke mesjid akan berbohong banding ke warung kopi utk menyantap makanan sarapan dengan segelas kopi, juga kegiatan kebiasaan ini dilakukan sebelum melakukan kegiatan pekerjaan rutin nya mencari nafkah, adapun tradisi ngopi warung ini menjadi sebuah kebiasaan juga banyak faedahnya sebagai sarana bersilaturahmi antar sesama warga, juga sedik unik nya sambil menyantap Puloet meneguk secangkir kopi kebiasaan warga di Aceh pasti sedikit menyentil pembahasan secuil politik sebagia perangsang jiwa tersendiri setelah membaca koran sambil ngopi yang biasa disediakan disetiap warung sebagai kebutuhan informasi bagi setiap warga maka menjadi tradisi setiap pagi ngopi kewarong sambil bersilaturahmi sesama.
Budaya ini sangat asyik di Aceh dan tidak akan pudar oleh waktu, kebiasaan ini akan berakar di Aceh menjadi tradisi kebiasaan yang sudah terwarisi dari orang-orang sebelum nya juga sangat disambut oleh setiap generasi di Aceh