Tak bisa diherankan dengan semua cerita di atas, tidak di banda, di daerah lain juga mengelami hal demikian. Mungkin bedanya dari suku kata, bukan suku adat istiadata. Suku kata yang diucapkan sibapak tadi, sedikit berbeda dengan yang ada didaerah lain tapi masih satu keluarga. Hehehhe.
RE: Narasi Kota Kita: Sore-sorean di Jalanan Kota Banda Aceh