Rektor salah, karna menyamaratakan semuanya, bang juga tidak 100 persen benar, karna tidak semua yang duduk di warkop itu menggunakan steemit, menulis di blog, dll. Tidak semua kita yang duduk di warkop itu bisa menghasilkan uang, contohnya saya, saya ke warkop itu cari minuman dan bercerita dengan teman2, bukan buka steemit dan menulis, saya baru menulis saat sendiri di kamar dan tidak ada pekerjaan kantor,ke warkop saya habiskan uang bukan menghasilkan uang. Yang pasti saat kita fokus pada dunia maya, dunia nyata sering terabaikan, bagi kehidupan sosial ini gejala kurang baik. Saat hidup terus terdogma dengan pikiran "duit, duit dan duit", ini juga gejala kurang baik, jarang saya menemukan teman-teman yang menulis di steemit itu demi ilmu pengetahuan, tetapi mayoritas demi duit, meski ada satu dua yang orientasi sekedar untuk mengikuti tren dan bek hana gaul sagai. Begitupun dengan bloger dll. Sebelum terlelap, mereka sudah berfikir, "apa yang harus mereka tulis esok harinya agar bisa dapat vote yang banyak, dapat sbd yang tinggi", bangun tidurpun mereka berfikir seperti ini, alamiah mungkin, tetapi ini gejala kurang baik, gejala ini bukan hanya terjadi pada para pelayar di dunia maya, di dunia nyatapun sama. Yang jualan kue, sebelum tidur mereka sdh berfikir, kue apa esok harinya akan mereka olah, dll.bedanya,si pelayar di dunia nyata, masih sempat berinteraksi langsung dengan manusia di sekelilingnya walau hanya sekedar bertanya "padup boh manok saboh", kalau di dunia maya, kita sempat juga bertanya, tetapi dibatasi oleh monitor hp, komputer dll. Ini adalah gejala kurang baik. Mungkin inilah yang dikhawatirkan oleh rektor, "hilangnya kekeraban dan kepedulian di dunia nyata", dan mungkin juga suatu saat nanti saat semua gabuk dengan steemit, sawah2 akan terbengakalai, gunung akan terabaikan, semua manusia berubah menjadi manusia maya yang hanya berinteraksi dengan bayang-bayang. Bukan tidak mungkin, semua biasa terjadi, pagi2 buta kita bangun dan mendapati mata2 manusia sudaj berubah ukurab, dari size rata-rata 2-3 cm,menjadi 20-30 cm, membesar karna selalu memployoti layar monitor, hhhhh.
Salam sukses selalu,maaf jika saya salah
RE: Steemit, Sebuah Tamparan untuk Rektor Jaman Now