Makanan khas di Indonesia tidak tunggal tapi banyak macam jenisnya, salah satu makanan yang sampai saat ini dipertahankan adalah makanan jenis Laksa jenis makanan ini tidak lepas dari nenek moyang peranakan budaya Tionghoa dan perpaduan Melayu.
Laksa sudah ada sejak dahulu seperti di Jakarta, Tangerang, Bogor, di Sukabumi, makanan Laksa termasuk makanan legendaris. Laksa sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu, seperti penjual laksa di Sukabumi, namanya Pak Idrus sudah mulai buka usaha dari tahun 1959, meneruskan usaha bapaknya.
Sebelum jualan laksa menetap seperti sekarang, dahulu jualan laksa sempat dipikul berkeliking kampung, sekarang Laksa Pak Idrus jualan menetap di Jalan Pemuda no 52 depan kantor Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi Jawa Barat, warung Laksa mulai dibuka jam 10.00 wib sampai jam 16.00.
Terkadang jualannya habis sebelum waktu jadwal tutup, Pak Idrus berjualan dibantu sama istrinya, walaupun sudah tidak muda lagi, sekarang Pak Idrus sudah berumur kira-kira 72 tahun, tapi masih semangat untuk berjualan.
Usaha jualan laksa sudah bertahan puluhan tahun, modalnya adalah keseriusan, ketepatan, fokus pada satu jualannya. Laksa bahannya terdiri dari racikan soun,toge, oncom merah, tahu, toge, kuah kuning, daun kemangi.
"Racikan laksa di taruh di mangkok yang sudah diisi ketupat kemudian diisi Soun, oncom, toge, tahu, daun kemangi kemudian di tuangkan kuah kuning, diatasnya dikasih krupuk, bawang goreng, yang suka dengan telur rebus bisa ditambah, sebagai pelengkap dan bisa ditambah daun kemangi sebagai penambah aroma.
Warung Laksa yang sederhana, tapi sudah punya langganan, sehingga jualannya selalu rame, berjualan setiap hari kecuali hari jimat libur, harga tidak mahal satu mangkoknya dihargsi Rp 10.000,- Pak Idrus ramah dalam melayani pembeli dengan sedikit senyum, kalau jadi pedagang salah satu modalnya adalah murah senyum, dan ramah.
Sukabumi, Oktober 2019.